Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Juara Umum Kejurprov Panjat Tebing Kaltim 2026, FPTI Kutim Borong 14 Emas dan Jadi Juara Umum

Jufriadi • Senin, 18 Mei 2026 | 17:16 WIB
MEMBANGGAKAN: Atlet FPTI Kutim menunjukkan medali hasil raihan pada Kejurprov KU Panjat Tebing Kaltim 2026 di Samarinda. Kontingen Kutim keluar sebagai juara umum dengan koleksi 14 emas, 13 perak, dan 8 perunggu. IST/KP
MEMBANGGAKAN: Atlet FPTI Kutim menunjukkan medali hasil raihan pada Kejurprov KU Panjat Tebing Kaltim 2026 di Samarinda. Kontingen Kutim keluar sebagai juara umum dengan koleksi 14 emas, 13 perak, dan 8 perunggu. IST/KP

KALTIMPOST.ID, SANGATTA - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) keluar sebagai juara umum pada ajang Kejuaraan Provinsi Kelompok Umur (Kejurprov KU) Panjat Tebing Kaltim 2026 yang berlangsung di Kompleks Stadion Gelora Kadrie Oening, Samarinda, 12-16 Mei 2026.

Kontingen Kutim mendominasi kejuaraan dengan mengoleksi total 35 medali, terdiri dari 14 emas, 13 perak, dan 8 perunggu. Raihan tersebut menempatkan FPTI Kutim di posisi teratas klasemen akhir.

Posisi kedua ditempati FPTI Balikpapan dengan raihan 8 emas, 5 perak, dan 3 perunggu. Sementara FPTI Bontang berada di peringkat ketiga dengan 2 perak dan 2 perunggu.

Baca Juga: Bontang Kembali Dapat Sapi Kurban Presiden, Bobotnya 732 Kilogram dari Peternak Lokal

Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik FPTI Kutim sepanjang mengikuti Kejurprov kelompok umur. Dari total 22 medali emas yang diperebutkan, atlet Kutim berhasil membawa pulang 14 emas.

Koordinator tim pelatih FPTI Kutim, Fitriyadi, mengatakan hasil itu merupakan bagian dari proses pembinaan jangka panjang yang dilakukan setelah Porprov Berau 2022.

“Persiapan ini tidak instan. Kami membangun sistem pembinaan sejak pasca Porprov Berau 2022 dengan memperkuat kualitas pelatih dan program latihan atlet,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (18/5).

Ia menjelaskan, pembinaan atlet dibagi berdasarkan kategori usia dan nomor pertandingan. Untuk atlet prestasi, pendampingan dilakukan bersama Jamal Al Hadad, sementara pembinaan usia dini dan pemula ditangani Reky Picalia dan Novi Cahya Wardani.

Baca Juga: Datang Cuma dengan Enam Pemain, LBC Akhirnya Tumbang di KBL 2026

“Untuk atlet prestasi saya bersama Jamal Al Hadad fokus melakukan pendampingan. Sedangkan pembinaan usia dini dan pemula ditangani oleh Reky Picalia dan Novi Cahya Wardani,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi antar pelatih menjadi salah satu faktor penting yang membuat Kutim mampu mendominasi hampir seluruh nomor pertandingan.

Selain itu, dukungan pemerintah daerah melalui KONI Kutim dan Dinas Pemuda dan Olahraga disebut turut membantu proses pembinaan atlet. “Kami bersyukur mendapat dukungan dari pemerintah daerah sehingga pembinaan atlet dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Ketua Umum FPTI Kutim, Aji Fahriza Hakim, mengatakan capaian di tingkat provinsi menjadi langkah awal untuk mendorong atlet Kutim bersaing di level nasional hingga internasional.

“Target kami bukan hanya juara di Kalimantan Timur. Kami ingin ada atlet asal Kutai Timur yang nantinya bisa masuk Pelatnas dan tampil di kejuaraan internasional,” tegasnya.

Untuk mendukung target tersebut, FPTI Kutim berencana meningkatkan fasilitas latihan di Sport Climbing Center Bukit Pelangi secara bertahap agar memenuhi standar nasional dan internasional.

“Kami ingin atlet terbiasa berlatih dengan fasilitas yang baik sehingga mental dan kemampuan mereka terus berkembang,” tambahnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#FPTI Kutim #Kejurprov Panjat Tebing Kaltim 2026 #panjat tebing Kutai Timur #juara umum FPTI Kaltim #Olahraga Kaltim