SANGATTA – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kutai Timur (Kutim) mulai mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026. Sebanyak 16 atlet putra dan putri disiapkan untuk mengikuti sejumlah nomor pertandingan.
Pada Porprov VII Kalimantan Timur di Berau, cabang olahraga arung jeram menjadi salah satu penyumbang medali bagi Kutim dengan raihan dua medali emas. Capaian tersebut menjadi bekal menghadapi pelaksanaan Porprov berikutnya.
Ketua FAJI Kutim Pandi Widiarto mengatakan jumlah atlet yang dipersiapkan masih dapat berubah menyesuaikan kuota dari kontingen Porprov.
“Untuk sementara kami menyiapkan sekitar 16 atlet putra dan putri. Jumlah ini masih bisa menyesuaikan dengan kuota yang nantinya ditetapkan oleh kontingen Porprov, sehingga masih memungkinkan terjadi perubahan,” ujarnya.
Menurut dia, para atlet diproyeksikan tampil di nomor head to head, R4, dan R6. Program latihan saat ini difokuskan pada peningkatan teknik, kecepatan, ketangkasan, serta koordinasi antaratlet dalam tim.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Atlet selalu menggunakan perlengkapan keselamatan dan latihan lebih banyak diarahkan untuk meningkatkan teknik, ketangkasan, serta kekompakan tim,” jelasnya.
Untuk mendukung pembinaan, FAJI Kutim juga menghadirkan pelatih dari Jawa Barat yang memiliki pengalaman menangani atlet hingga tingkat nasional dan internasional. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan atlet sekaligus memperkuat pembinaan di daerah.
Pandi menegaskan pihaknya tetap memprioritaskan pengembangan atlet lokal agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
“Kami ingin atlet-atlet Kutai Timur berkembang dan mampu berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Target kami tentu meraih emas sebanyak-banyaknya sekaligus mencetak atlet lokal yang bisa menjadi kebanggaan daerah,” tegasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani