Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ditarget Emas tapi Fasilitas Hancur, Komunitas Skateboard Kutim Terpaksa Rayakan 'Go Skateboarding Day 2026' Pakai Papan Kayu Seadanya!

Jufriadi • Minggu, 28 Juni 2026 | 20:38 WIB
HOBI: Puluhan skater ikut memperingati Hari Skateboard Sedunia di Folder Ilham Maulana, Sangatta Utara, Kutim, Minggu (28/6). Mereka menggunakan lintasan buatan karena skatepark setempat dinilai sudah tidak layak digunakan. Jufriadi/KP
HOBI: Puluhan skater ikut memperingati Hari Skateboard Sedunia di Folder Ilham Maulana, Sangatta Utara, Kutim, Minggu (28/6). Mereka menggunakan lintasan buatan karena skatepark setempat dinilai sudah tidak layak digunakan. Jufriadi/KP

KALTIMPOST.ID, SANGATTA - Puluhan skater Kutai Timur (Kutim) berkumpul memperingati Hari Skateboard Sedunia (Go Skateboarding Day 2026) di kawasan Folder Ilham Maulana, Sangatta Utara, Minggu (28/6).

Berbeda dari perayaan biasanya, mereka tidak bermain di skatepark, melainkan meluncur di lintasan sederhana yang dibuat sendiri menggunakan balok kayu dan papan.

Bukan tanpa alasan. Para skater mengaku terpaksa memanfaatkan area Folder Ilham Maulana karena fasilitas skatepark yang ada sudah tidak lagi memadai untuk digunakan sebagai tempat latihan maupun penyelenggaraan kegiatan.

Ketua Komisi Indonesia Skateboard Kutim, Ari Indra Pranata, mengatakan peringatan Hari Skateboard Sedunia sebenarnya jatuh setiap 21 Juni. Namun, komunitas skateboard di Kutim baru dapat menggelarnya.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Merembet ke Mall! Mini Soccer 3 on 3 Pentacity Dapat Pujian Setinggi Langit dari PSSI Balikpapan

Menurutnya, skatepark di Folder Ilham Maulana saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Di bagian depan terdapat genangan air, dinding dipenuhi coretan, beberapa bagian mengalami retakan, bahkan lintasan juga tergenang air sehingga mengganggu aktivitas para skater.

"Harusnya kegiatan ini dilaksanakan di skatepark. Namun kondisinya sudah tidak memungkinkan," ujarnya.

Ari menjelaskan, skatepark tersebut dibangun pada 2017 dan digunakan hingga 2022. Fasilitas itu sempat direnovasi pada 2023, tetapi kini kembali mengalami kerusakan. Ia memperkirakan hanya sekitar 20 persen fasilitas yang masih dapat dimanfaatkan.

Selama ini, para skater tetap berlatih dengan memanfaatkan fasilitas yang tersisa. Meski demikian, kondisi tersebut dinilai tidak sebanding dengan target yang dibebankan kepada atlet skateboard Kutim untuk meraih medali emas pada ajang Porprov mendatang.

Baca Juga: BEM Unikarta Minta Kejaksaan Turun Tangan, Usut Honor ASN Rp 9,5 Miliar, Ancam Demo Jika Dibiarkan

"Targetnya emas, tetapi fasilitas latihan yang kami miliki jauh berbeda dengan daerah lain," katanya.

Melalui momentum Hari Skateboard Sedunia, para skater berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi skatepark tersebut. Mereka menilai fasilitas latihan yang layak menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi skateboard di Kutim. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Hari Skateboard Sedunia Kutim #Skatepark Folder Ilham Maulana #Skateboard Sangatta Kutai Timur #Komisi Indonesia Skateboard Kutim #Porprov Kaltim Skateboard