Pemkab Kutai Barat Gandeng PT BISM Bangun Jalan Alternatif di Mook Manaar Bulant

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 15:06 WIB
KERJA SAMA: Penandatangan MoU antara Pemkab Kutai Barat dan PT BISM.
KERJA SAMA: Penandatangan MoU antara Pemkab Kutai Barat dan PT BISM.

KALTIMPOST.ID, ​SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) bersinergi pembangunan daerah melalui penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan PT Bina Insan Sukses Mandiri (BISM).

Kesepakatan ini berfokus pada pembangunan jalur alternatif sebagai pengganti jalan milik Pemkab Kubar di Kecamatan Mook Manaar Bulant. Penandatanganan dilangsungkan di Ruang Diklat, Setda Kubar, Sendawar, Jumat (7/8/2026).

Bupati Frederick Edwin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memegang peranan krusial sebagai urat nadi perekonomian serta penunjang utama pelayanan publik.

Baca Juga: Subuh Mencekam di Muara Bunyut, Rumah hingga Kendaraan Terseret Erosi Mahakam

Menurutnya, konektivitas antarwilayah yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di berbagai sektor.

Kecamatan Mook Manaar Bulant menyimpan potensi besar, baik dari segi pertumbuhan ekonomi maupun kawasan permukiman. Sebab itu, setiap aktivitas investasi maupun penataan ruang yang bersinggungan langsung dengan aset jalan milik pemerintah harus diselesaikan secara bijak melalui sinergi yang saling menguntungkan.

​"Kami menyambut baik komitmen PT Bina Insan Sukses Mandiri untuk membangun jalan alternatif sebagai pengganti jalan milik pemerintah daerah," ujar Frederick Edwin.

Baca Juga: Saksi Pokja Bantah Aliran Dana ke Eks Kadinkes dalam Sidang Dugaan Korupsi RS Bekokong

Bupati memberikan instruksi tegas agar proyek pembangunan jalan alternatif ini dikerjakan sesuai standar teknis. Ia menekankan pentingnya aspek keselamatan, kenyamanan, serta kualitas material yang setara atau bahkan lebih baik dari infrastruktur sebelumnya.

Direktur PT BISM, Chon Choon Chai, mengungkapkan bahwa proses panjang yang telah berjalan sejak 2024 akhirnya menemui titik terang melalui pendekatan yang positif dari kedua belah pihak.

PT BISM menyambut baik pemindahan jalur tersebut demi meningkatkan faktor keselamatan. Mengingat kondisi topografi wilayah yang berliku-liku, penyesuaian jalur ini dinilai jauh lebih aman bagi operasional maupun mobilitas masyarakat umum ke depannya.

​"Kami setuju berpindah jalur demi mengutamakan aspek keselamatan yang lebih baik. Mengingat kondisi topografi yang banyak tikungan, langkah ini membuat kita lebih aman," ungkap Chon Choon Chai. (*)

Editor : Duito Susanto
PT Bina Insan Sukses Mandiri Frederick Edwin Pemkab Kubar Kutai Barat jalan alternatif