Bupati Kutim Minta Generasi Muda Mempersiapkan Diri Hadapi Investasi Besar

ADV • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 12:14 WIB
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman memberikan sambutan pada Malam Puncak Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Kutim 2026 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim. (IST)
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman memberikan sambutan pada Malam Puncak Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Kutim 2026 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim. (IST)

 

KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Rencana masuknya investasi berskala besar ke Kutai Timur (Kutim) menjadi perhatian Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Menurutnya, potensi ekonomi daerah perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM), terutama generasi muda.

Benner Pemkab Kutim


Pesan tersebut disampaikan Ardiansyah saat menghadiri Malam Puncak Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Kutim 2026 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Sabtu (26/9) malam.

Baca Juga: Dari Korps Bhayangkara ke Podium Dunia, Kiprah Bripda Gabriel Koleksi Belasan Medali  

Ardiansyah menyebut Kutim tengah bersiap menyambut investasi strategis proyek gasifikasi batu bara dengan nilai sekitar Rp40 triliun. Selain itu, terdapat potensi investasi lanjutan senilai Rp30 triliun yang masih dalam proses di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Kondisi tersebut, kata dia, harus diikuti dengan peningkatan kapasitas SDM lokal agar masyarakat Kutim dapat mengambil bagian dalam perkembangan ekonomi daerah.

"Kutai Timur siap memberikan kontribusi nyata bagi dunia melalui potensi ekonominya. Oleh karena itu, generasi muda kita harus siap menjadi SDM yang berkualitas agar pembangunan ini dapat memberikan nilai manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Kutai Timur," kata Ardiansyah.

Baca Juga: RSP Panorama Balikpapan Gelar Pelatihan BHD dan First Aid, Libatkan Relawan dari Berbagai Komunitas

Menurutnya, penguatan SDM tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal. Berbagai kegiatan kepemudaan dan pengembangan kapasitas pelajar juga menjadi bagian dari proses tersebut.

Karena itu, Ardiansyah mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Duta Pelajar Kutim 2026 yang digelar Pemkab Kutim bersama Kutim Action Center (KAC). Dia menilai para pelajar yang berhasil mencapai babak grand final telah menunjukkan kemampuan dan proses pembelajaran yang layak diapresiasi.

"Kegiatan ini memberikan nilai dan warna tersendiri dalam upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kutim. Saya berharap kualitas pelaksanaan serta kapasitas para pelajar kita terus meningkat dari tahun ke tahun," ujarnya.

Baca Juga: Imigrasi Balikpapan Tetapkan WNA Pemegang ITAS Investor Jadi Tersangka Penyalahgunaan Izin Tinggal

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim Basuki Isnawan menyampaikan apresiasi terhadap KAC yang dinilai konsisten menjalankan kegiatan kepemudaan di daerah.

Basuki menyebut KAC telah dua tahun berturut-turut mendapat penilaian sebagai organisasi kepemudaan terbaik di Kalimantan Timur. Menurutnya, kegiatan tersebut turut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kapasitas dan mengambil peran di lingkungan masing-masing.

"Peningkatan kualitas pemuda ini menjadi salah satu indikator penting yang mengantarkan Kutim meraih Panji Keberhasilan Pembangunan dari Pemprov Kaltim. Kepada para finalis Duta Pelajar, kalian adalah teladan. Jadilah contoh dan penggerak positif di lingkungan sekolah masing-masing," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
dispora generasi muda ardiansyah sulaiman investasi Basuki