Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

10 Tanda Anak Harus Segera Dibawa ke Dokter saat Diare

Almasrifah • Kamis, 6 Juni 2024 | 19:56 WIB

Ilustrasi anak mengalami diare.(freepik.com)
Ilustrasi anak mengalami diare.(freepik.com)
KALTIMPOST.ID, Pada usia empat bulan, anak-anak mempunyai kegemaran menyentuh dan memasukkan benda-benda asing di sekitarnya. Padahal kebersihannya belum tentu terjamin. Hal itu sering membuat ibu merasa khawatir. Sebab, dengan kekebalan tubuh yang masih tahap perkembangan, kebiasaan itu kerap membuat anak rentan tertular diare.

Untuk mengetahui anak tertular diare, terdapat beberapa tanda yang paling khas. Yaitu, dilihat dari feses yang berair dengan bau menyengat, perut kembung, mual, muntah, demam, rewel dan gelisah, hingga tidak mau menyusu.

Penyebab umum anak tertular diare bisa karena keracunan makanan atau alergi terhadap obat-obatan dan makanan tertentu, misalnya alergi susu sapi. Namun, yang paling sering terjadi karena infeksi virus, bakteri, atau parasit. Yang berperan dalam penyebarannya adalah perilaku dan lingkungan. Faktor utamanya melalui kontaminasi air atau tinja yang berakumulasi dengan perilaku yang tidak sehat.

Diare pada anak umumnya terjadi dalam kurun waktu sebentar dan tidak membutuhkan penanganan khusus. Namun, pada beberapa kasus, diare bisa sangat berbahaya bahkan mengancam nyawa. Segera bawa anak ke dokter bila menemukan gejala-gejala berikut.

1. Terlihat sakit berat.

2. Diare lebih dari tiga hari.

3. Usia di bawah enam bulan.

4. Muntah darah.

5. Muntah berwarna hijau atau kuning.

6. Muntah lebih dari dua kali sehari dan tidak ada cairan yang bisa masuk.

7. Demam lebih dari 40 derajat celsius pada anak berusia di bawah 6 bulan.

8. BAB bercampur darah.

9. Dehidrasi ringan-sedang. Ditandai dengan haus terus-menerus, tidak buang kecil seni dalam enam jam pada bayi, dan tidak buang air kecil dalam 12 jam pada anak-anak, mata cekung, tidak aktif, dan mulut kering.

10. Dehidrasi berat. Ditandai dengan rewel, mata cekung, tidak keluar air mata saat menangis, tidak mau minum, lemas atau tidak sadarkan diri, sedikit atau tidak buang air kecil, kalaupun buang air kecil berwarna gelap.

Editor : Almasrifah