1. Jalan Kaki
Merupakan olahraga minim risiko yang disukai banyak kalangan. Selain karena mudah dan hemat, jalan kaki bisa dilakukan di mana saja. Penderita obesitas sangat cocok olahraga jalan kaki karena minim risiko dan efektif untuk membakar lemak. Kalori tetap akan terbakar walau dilakukan dengan perlahan. Sebab, dengan berat badan yang berlebih, orang obesitas akan mengerahkan energi yang lebih besar untuk menggerakkan tubuh.
2. Bersepeda
Bersepeda juga termasuk olahraga low-impact terhadap sendi. Selain mampu membakar kalori, bersepeda juga membantu melatih kekuatan otot-otot tubuh bagian bawah. Untuk orang dengan obesitas, diutamakan menggunakan sepeda statis yang memiliki sandaran punggung. Hal ini membantu mengurangi kesusahan duduk di atas sadel dalam waktu lama.
3. Berenang
Berenang adalah olahraga yang aman dan ringan di tubuh namun mampu membakar kalori lebih banyak dari olahraga lain. Saat berenang, air akan ikut menopang beban tubuh. Di sini Anda bisa merasakan tekanan pada sendi-sendi dan tulang jadi lebih minim. Selain itu, saat Anda berenang, setiap bagian tubuh akan ikut bergerak. Sehingga dapat membantu memperbaiki postur tubuh dan pernapasan.
4. Naik Turun Tangga
Selain untuk membakar kalori, naik turun tangga juga dapat membantu melatih keseimbangan dan memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh. Kamu bisa mulai rutin memanfaatkan tangga di rumahmu dengan tetap menjaga keamanan dengan berpegangan pada pegangan tangga.
5. Latihan Kekuatan
Adalah latihan tubuh untuk meningkatkan kekuatan fisik, memperkuat sendi, dan menambah stamina. Bagi orang dengan obesitas, disarankan latihan kekuatan dengan mengangkat beban. Jangan lupa untuk selalu mengawali dengan pemanasan yang cukup saat melakukan olahraga ini. Perhatikan juga berat beban yang sesuai dengan kekuatan Anda.
Editor : Almasrifah