KALTIMPOST.ID, Gagal ginjal merupakan penyakit yang mengancam nyawa dengan biaya pengobatan sangat mahal. Selain itu, dibutuhkan pengorbanan untuk rutin cuci darah.
Di seluruh Indonesia, angka penderita gagal ginjal terus meningkat setiap tahunnya. Data Riskades menunjukkan dalam 10 tahun terakhir jumlah pasien gagal ginjal meningkat dua kali lipat.
Rentang usia pasien pun terus melebar. Dulu mungkin kita membayangkan pasien gagal ginjal berusia 50 tahun. Namun sekarang rentang usia 25-35 tahun pun sudah banyak yang melakukan cuci darah di fasilitas-fasilitas hemodialisa.
Untuk menjaga kesehatan ginjal, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah gagal ginjal.
- Memenuhi Kebutuhan Air Putih
Air putih sangat krusial untuk ginjal karena dapat membantu kerja ginjal dan mencegah gagal ginjal kronis.
- Membatasi Asupan Gula
Pencegahan gagal ginjal bisa dimulai dengan membatasi asupan gula. Gula tambahan yang aman dikonsumsi harian adalah di bawah 50 gram/hari atau kurang lebih 3,5 sendok teh. Namun tanpa disadari gula sering tersembunyi di minuman kemasan aneka rasa, kopi, dan teh. Konsumsi gula lebih dari yang dibutuhkan dapat menyebabkan diabetes. Menurut statistic WHO, 25 persen penyebab gagal ginjal adalah diabetes melitus.
- Menghindari Zat Pengawet, Perasa, dan Pewarna
Ginjal akan membuang semua zat yang tidak dibutuhkan tubuh, termasuk pengawet, perasa, pewarna dalam makanan yang dikonsumsi. Untuk mencegah gagal ginjal, sebaiknya hindari makanan dengan zat-zat tersebut dan pilih makanan alami tanpa proses pengolahan berlebihan.
- Menghindari Rokok
Nikotin pada rokok membuat sistem saraf simpatis aktif dan meningkatkan tekanan darah serta frekuensi denyut jantung. Tar dan karbon monoksida pada rokok dapat merusak dinding dalam pembuluh darah dan unit-unit nefron pada ginjal. Tidak merokok akan sangat berkontribusi menjaga fungsi ginjal.
- Rutin Berolahraga
Berat badan berlebih dapat meningkatkan peluang tekanan darah naik dan berisiko diabetes. Olahraga bisa memperlancar aliran darah dan melatih otot jantung, sehingga frekuensi nadi dapat terus normal serta menjaga berat badan. Berolahragalah dengan intensitas sedang dengan minimal 150 menit per minggu atau sekitar 20 menit per hari.
- Periksa Rutin Ginjal
Pemeriksaan kadar ureum, kreatinin, dan asam urat sangat membantu untuk mengevaluasi fungsi ginjal, pola makan, dan pola hidup. Pemeriksaan rutin dapat membuat Anda berkesempatan memperbaiki kondisi ginjal bila ada tanda masalah sebelum terlambat.
Editor : Hernawati