KALTIMPOST.ID, Alat masak berbahan kayu seperti spatula, sendok, dan talenan sering menjadi pilihan banyak orang karena selain ramah lingkungan, alat ini juga tidak merusak permukaan panci dan wajan.
Kayu memiliki keunikan tersendiri, dari tampilan alami hingga kemampuannya menyerap kelembapan yang baik, menjadikannya alat yang nyaman dan aman digunakan dalam berbagai jenis masakan.
Namun, alat masak kayu juga memerlukan perawatan khusus agar tetap awet, bersih, dan bebas dari bakteri.
Meskipun terlihat sederhana, membersihkan alat masak berbahan kayu tidak bisa dilakukan sembarangan.
Jika tidak dirawat dengan benar, alat masak kayu dapat menjadi sarang bakteri dan jamur, atau bahkan rusak dan retak.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui beberapa tips membersihkan dan merawat alat masak kayu agar tetap bersih, higienis, dan tahan lama.
Berikut ini adalah beberapa langkah praktis untuk menjaga kualitas alat masak kayu Anda.
- Cuci Segera setelah Digunakan
Setelah selesai memasak, segera cuci alat masak kayu dengan sabun dan air hangat. Membersihkan peralatan kayu sesegera mungkin mencegah kotoran dan sisa makanan meresap ke dalam serat kayu, yang dapat menyebabkan bau dan pertumbuhan bakteri.
- Hindari Air Panas dan Mesin Pencuci Piring
Jangan mencuci peralatan kayu dengan air panas atau menggunakan mesin pencuci piring. Suhu tinggi dapat menyebabkan kayu melengkung, retak, atau pecah.
Sebaiknya gunakan air hangat dengan sabun lembut untuk menjaga kualitas kayu.
- Gunakan Garam dan Lemon
Garam dan lemon adalah bahan alami yang efektif untuk membersihkan alat masak kayu. Setelah mencuci, taburkan garam kasar di atas alat masak, lalu gosok dengan potongan lemon.
Ini membantu menghilangkan noda dan bau tidak sedap. Setelah itu, bilas dengan air dingin dan biarkan kering.
- Keringkan dengan Benar
Setelah dicuci, pastikan untuk mengeringkan alat masak kayu dengan baik. Gunakan lap bersih untuk mengelap sisa air, dan biarkan alat masak kayu mengering sepenuhnya sebelum disimpan.
Kondisi lembap dapat menyebabkan kayu mengembang dan berjamur.
- Jangan Biarkan Terendam
Hindari membiarkan alat masak kayu terendam dalam air, terutama semalaman. Ini dapat menyebabkan kayu menyerap air berlebih, yang dapat mempercepat kerusakan dan pertumbuhan bakteri. Segera cuci dan keringkan setelah digunakan.
- Gunakan Baking Soda untuk Noda Membandel
Jika ada noda membandel, taburkan baking soda pada area yang ternoda, lalu percikkan sedikit air. Gosok dengan kain bersih hingga noda hilang, kemudian bilas dan jemur di bawah sinar matahari untuk mengeringkan.
- Perawatan Rutin dengan Minyak
Untuk menjaga kilau dan keawetan alat masak kayu, oleskan sedikit minyak mineral atau minyak sayur setelah dibersihkan dan kering. Ini membantu mencegah kayu dari retak dan menjaga kelembapan.
Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat memastikan bahwa alat masak berbahan kayu Anda tetap bersih, aman, dan awet. Perawatan yang baik tidak hanya memperpanjang umur alat masak, tetapi juga menjaga kesehatan Anda dan keluarga dari risiko bakteri. Selamat memasak! (*)
Editor : Dwi Puspitarini