KALTIMPOST.ID, Kala menstruasi, biasanya para perempuan akan mengalami kram, pegal-pegal, mood yang naik turun, hingga rasa nyeri di bagian bawah perut. Namun, tak jarang juga saat menstruasi terjadi beberapa masalah kulit seperti munculnya jerawat hingga wajah yang jadi kusam.
Meskipun wajar dan biasa dialami setiap perempuan, tetap saja hal itu bisa mengganggu penampilan dan bikin kepercayaan diri seseorang turun.
Namun, jangan dibawa stress. Lakukan ini untuk mengatasi wajah kusam dan breakout selama menstruasi.
- Banyak Minum Air Putih
Air mineral memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain dapat menghilangkan racun dalam tubuh sehingga hormon jadi seimbang, juga membantu menjaga kelembapan tubuh yang dapat mengurangi risiko masalah pada kulit wajah, seperti kusam dan jerawat.
- Rutin Pakai Sunscreen
Saat menstruasi, kulit akan lebih sensitif terhadap sinar UV dibanding biasanya. Karena itu saat beraktivitas di luar ruangan harus lebih sering pakai sunscreen agar wajah gak kusam akibat terkena sinar matahari.
- Jangan Skip Pelembap
Kala menstruasi, wajah akan kehilangan pelembap alami, sehingga kulit wajah jadi lebih kering. Karena itu disarankan untuk selalu pakai pelembap yang dapat melembapkan kulit secara mendalam.
Pilih pelembap yang mengandung hyaluronic acid yang dapat menghidrasi kulit dengan baik.
- Terapkan Pola Makan yang Sehat
Saat menstruasi, biasanya nafsu makan akan ikut meningkat. Kondisi ini menyebabkan Anda jadi lebih semangat untuk makan secara terus-menerus. Biasanya makanan seperti junkfood yang akan dipilih karena lebih praktis dan cepat.
Padahal makan seperti junkfood dapat memperparah kulit wajah karena kandungan gula dan dan lemak berlebih bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan bikin peradangan pada wajah.
- Rutin Cuci Wajah
Ketika menstruasi, pasti Anda jadi malas untuk beraktivitas, salah satunya mencuci wajah. Padahal ini wajib dilakukan terutama kala menstruasi. Sebab peningkatan hormon bisa memicu berkembangnya sebum pada kulit wajah. Rutin cuci wajah dua kali dalam sehari untuk mengurangi produksi minyak berlebih.
Editor : Hernawati