Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

6 Tanda Kerusakan pada Stop Kontak yang Perlu Diwaspadai, Awas Bikin Korsleting!

Hernawati • Senin, 13 Januari 2025 | 08:30 WIB
Ilustrasi timbulnya percikan pada stop kontak.
Ilustrasi timbulnya percikan pada stop kontak.

KALTIMPOST.ID, Stop kontak merupakan sistem penyaluran listrik yang memang digunakan untuk menyambungkan listrik pada device yang dibutuhkan.

Namun, kadang kala salah satu komponen dalam kelistrikan rumah ini sering luput dari perhatian. Pada beberapa situasi, stop kontak bisa mengalami kerusakan yang cukup parah. Padahal kerusakan pada stop kontak bisa menimbulkan bahaya serius, seperti kebakaran atau sengatan listrik.

Sebenarnya kerusakan padaa stop kontak bisa dilihat dan diketahui dari sejumlah tanda, baik fisik maupun tak terlihat. Berikut sejumlah tanda kerusakan yang wajib diperhatikan.

  1. Tak Ada Aliran di Stop Kontak

Dengan stop kontak, Anda bisa menggunakan arus listrik untuk sejumlah alat pemakaian rumah tangga, seperti televisi, setrika, dan AC.

Stop kontak yang tidak mengeluarkan tegangan listrik seringkali menjadi tanda adanya kerusakan. Ketika perangkat elektronik tidak menyala meski sudah terhubung dengan benar, kemungkinan besar ada masalah pada aliran listrik dalam stop kontak.

Namun jangan khawatir Anda bisa mengeceknya terlebih dulu sambungan listrik di dalamnya. Jika ada salah satu kabel putus, wajar bila tidak ada aliran listriknya. Sebelum membongkarnya, matikan dulu aliran listrik di rumah demi keamanan.

  1. Ada Bagian yang Meleleh

Tanda kerusakan lainnya bisa terlihat dari beberapa bagian yang meleleh. Perubahan warna dan lelehan pada stop kontak ini menandakan kondisinya memang tidak bagus.

Panas yang berlebihan dapat merusak material plastic pada stop kontak, sehingga menimbulkan warna kekuningan atau perubahan bentuk pada permukaannya.

Dalam beberapa kasus, lelehan pada stop kontak bisa menjadi adanya korsleting kecil yang terjadi berulang kali. Ketika menemukan tanda seperti itu, hentikan penggunaan stop kontak untuk mencegah bahaya lebih lanjut.

  1. Tercium Aroma Terbakar

Anda perlu waspada bila stop kontak di rumah mengalami perubahan aroma yang cukup berbeda. Bila aroma yang mucul seperti bau terbakar, segera cabut perangkat yang terhubung dengan stop kontak.

Demi keamanan, matikan aliran listrik di rumah untuk mencegah bahaya lebih lanjut. Bau menyengat seperti plastic terbakar seringkali jadi peringatan awal sebelum kerusakan bertambah parah.

  1. Muncul Percikan Api

Percikan api yang keluar dari stop kontak bisa jadi tanda bahaya. Normalnya, stop kontak tidak akan mengalami percikan api apapun saat mencoloknya.

Stop kontak yang mengeluarkan percikan biasanya terjadi akibat hubungan arus pendek, koneksi kabel yang longgar, atau komponen internal yang sudah aus.

Jadi bila Anda menemukan tanda seperti ini, sebaiknya segera matikan sumber listrik terlebih dahulu. Sebab percikan tersebut dikhawatirkan dapat bersifat menyambar, bahkan menimbulkan kerusakan pada kabel yang dicolokkan.

  1. Stop Kontak Longgar

stop kontak yang longgar jadi salah satu tanda kerusakan yang mungkin terjadi. Kondisi stop kontak yang longgar biasanya terjadi karena seringnya colokan dipasang dan dicabut tanpa hati-hati. Imbasnya, komponen dalam stop kontak jadi aus. Oleh sebab itu harus diganti agar nantinya tidak berpotensi menyebabkan setrum apabila dibiarkan begitu saja.

  1. Terdengar Bunyi Desisan

Stop kontak yang alami kerusakan akan terdengar bunyi desisan tersendiri. Bila desisannya tak kunjung hilang, segera cek kondisi dari stop kontak.

Editor : Hernawati
#Stop Kontak #tanda stop kontak rusak yang perlu diwaspadai #aliran listrik