Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Trip Mancing Warga Kaltim ke Kepulauan Balabalagan, Mencoba Kapal Mewah dan Dapat Ratusan Ikan

Muhammad Najib • Sabtu, 8 Februari 2025 | 13:13 WIB
TRIP SERU: Komunitas mancing di Kaltim saat trip panjang ke  Kepulauan Balabalagan di Selat Makassar awal Februari lalu.
TRIP SERU: Komunitas mancing di Kaltim saat trip panjang ke  Kepulauan Balabalagan di Selat Makassar awal Februari lalu.

CATATAN: Zaldo Achmad, Paser

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Pekan lalu 29 Januari sampai 2 Februari, kami para pemancing atau Angler Paser bergabung dengan Angler se-Kaltim melaksanakan trip mancing ke Kepulauan Balabalagan yang ada di Selat Makassar.

Trip spesial ini menggunakan KM Pesona Borneo, bersama Komunitas Berisik Angler dari Samarinda, dan Angler Nonstop Fishing (NSF) Paser. Dipimipin H Rachmadansyah selaku pemilik kapal, Kapten Eman Sulaiman, serta ko trip Argo x-mac dan Rudy Salam dari Samarinda.

Para pemancing lainnya ada
Abah Shimo dari Wahau,  Abah Budi, Pakde Nanang, Shaini , Adit, Tomy, Fahmi, Nor, dan Rudy selaku ko trip. Dari Paser hanya saya dan H Maman.

Perjalanan dimulai sore hari dari Pelabuhan Kampung Baru Balikpapan menuju spot pertama sekitaran Pulau Sabakkatang Kepulauan Balabalagan, Provinsi Sulawesi Barat.

Jam 12 malam kami sudah sampai ke titik pertama dan langsung tancap gas percobaan mancing menggunakan teknik jigging dan juga main dasaran. Hasilnya lumayan ada yang dapat ikan Ruby dan beberapa ikan Pelagik, seperti Giant Travelly.


Esok harinya lanjut ke spot utama Pulau Ambo, juga masuk Sulawesi Barat. Perjalanan sekitar 4 jam dari Pulau Sabakkatang. Di Pulau Ambo ini lah kami pesta strike atau panen tanpa henti, mungkin ribuan ikan di bawah sudah menanti dan kelaparan.

Ikan mata belo mendominasi dan Pelagic  besar lainnya. Strike ikan berlangsung hingga subuh hari dan kami semua kelelahan dibuatnya.

Di Pulau Ambo kita bisa mampir  membeli keperluan keperluan logistik yang kiranya diperlukan untuk tambahan di kapal , dan tentunya menikmati pemandangan pulau yg masih asri dan terjaga.

Sampai di pulau, kami juga mampir di warung warga untuk bercengkrama dengan penduduk, dan syukurnya di pulau pun sudah disediakan Wi-Fi yg diperjualbelikan paketnya oleh warga setempat. Hari terakhir mancing, kami singgah di Pulau  Sabakkatan dan sempat bersandar juga di anak pulau lainnya.

Di titik inilah para angler mencari target Ikan Mata Bongsang. Bisa merasakan tarikan luar biasa dari kedalaman laut 350-400 meter dengan menggunakan metaljig sekitar 600-800 gram.

Sang owner kapal Rachmadansyah merasa puas karena sekali menarik, sampai 3 ikan sekaligus. Long trip selama 5 hari 4 malam terasa begitu singkat karena suasana kekeluargaan para angler

Belum lagi didukung oleh fasilitas kapal yang mewah, Wi-Fi Starlink, kamar fasilitas AC, toilet bersih dan kru  ABK yang bisa diandalkan. Biaya yang dikeluarkan per orang untuk fasilitas ini yaitu Rp 4,2 juta per orang. Tujuan ke Pulau Ambo selama 5 hari 4 malam, total kami ada 10 orang pemancing.

Menunya masakan yang disiapkan pun beragam selama trip, ada Rawon, atau ikan hasil tangkapan dimasak. Seperti ikan Tuna dibikin Sashimi. Ada empat kamar,
dua kamar penumpang, satu kamar kapten, dan satu kamar ABK. (*)

Editor : Duito Susanto