KALTIMPOST.ID, Rendahnya minat baca di Indonesia sudah menjadi isu yang sering kita dengar. Di tengah gempuran hiburan digital yang serba instan, buku seringkali menjadi pilihan terakhir. Padahal, budaya literasi yang kuat adalah fondasi penting bagi generasi yang kreatif dan berpikiran kritis.
Tapi, daripada hanya mengeluh tentang masalah ini, bagaimana jika kita menjadi bagian dari solusinya? Sebagai anak muda di Balikpapan, kamu punya kekuatan untuk membuat perubahan.
Nggak perlu cara yang rumit, ini dia empat cara kreatif dan asyik yang bisa kamu coba untuk ikut menumbuhkan budaya literasi di kota kita.
1. Bikin Lapak Baca atau Komunitas Kecilmu Sendiri
Nggak perlu menunggu orang lain, kamu bisa mulai sendiri! Ajak dua atau tiga temanmu, kumpulkan buku-buku yang sudah tidak dibaca, dan gelar lapak baca sederhana di taman terdekat.
Kamu juga bisa bikin komunitas literasi, atau join di Komunitas Baca Balikpapan yang sering berkegiatan di Taman Monpera.
Cukup dengan tikar dan beberapa tumpuk buku, kamu sudah ikut menciptakan ruang diskusi yang seru dan mengundang orang lain untuk ikut membaca.
2. Mulai Gerakan “Rak Buku Jujur” di Lingkunganmu
Punya buku yang sudah tamat dibaca? Jangan biarkan hanya menumpuk di kamar. Buatlah rak buku kecil di depan rumah, di pos satpam komplek, atau titipkan di warung kopi langgananmu dengan konsep “Ambil-Baca-Kembalikan”.
Gerakan kecil seperti ini sangat efektif untuk membuat buku lebih mudah diakses oleh para tetangga dan orang-orang di sekitarmu.
3. Jadilah “Bookfluencer” di Media Sosialmu
Kamu aktif di TikTok atau Instagram? Manfaatkan itu! Kamu tidak perlu jadi selebgram terkenal untuk bisa menyebarkan racun baca. Cukup posting review singkat buku yang baru kamu baca, buat video unboxing paket buku, atau rekomendasikan bacaan favoritmu.
Gunakan tagar seperti #BookTokBalikpapan atau #BacaBukuBPN untuk terhubung dengan sesama pecinta buku di kota ini. Konten sederhanamu bisa jadi inspirasi bagi follower-mu.
4. Datang dan Ramaikan Setiap Event Literasi
Saat ada festival buku atau bazar literasi di Balikpapan, jangan hanya datang untuk berburu diskon.
Jadikan momen tersebut sebagai ajang untuk bertemu, berkenalan, dan mengobrol dengan sesama pembaca. Dengan meramaikan berbagai event literasi kamu ikut menunjukkan bahwa komunitas literasi di Balikpapan itu ada, solid, dan terus bertumbuh.
Pada akhirnya, menumbuhkan minat baca dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten.
Kamu tidak perlu menunggu program pemerintah atau acara besar. Dengan ide-ide sederhana di atas, kamu sudah bisa menjadi bagian penting dari gerakan literasi di Balikpapan.
Jadi, cara mana yang mau kamu coba duluan? (*)
Editor : Almasrifah