Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Stop Bau Tak Sedap! Terapkan 3 Kiat Sederhana Ini agar Dispenser Tetap Higienis dan Mesin Awet

Ari Arief • Minggu, 7 Desember 2025 | 15:08 WIB

Ilustrasi dispenser
Ilustrasi dispenser

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Dispenser merupakan salah satu perangkat esensial rumah tangga yang digunakan setiap hari untuk menyediakan pasokan air minum, baik dalam kondisi dingin maupun panas. Menjaga kebersihannya adalah keharusan agar kualitas air tetap terjamin higienis dan umur perangkat tidak menurun drastis.

Seringkali, pengguna baru menyadari adanya masalah pada dispenser saat timbul indikasi seperti aroma tidak sedap, munculnya lumut atau endapan di bagian yang tersembunyi, atau ketika mesin tiba-tiba mengalami kerusakan.

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Putri Indonesia vs Singapura di SEA Games 2025

Untuk mencegah kondisi tersebut terjadi, terdapat beberapa langkah pemeliharaan rutin yang mudah diaplikasikan. Berikut adalah tiga kiat sederhana untuk merawat dispenser agar tidak mudah berbau apek dan tidak cepat rusak.

Baca Juga: Lima Kebiasaan Sehat Mahathir Mohamad yang Membuatnya Tetap Bugar di Usia 100 Tahun 

  1. Membersihkan Wadah Penampung dan Keran secara Berkala

Merawat dispenser tidak cukup hanya dengan membersihkan permukaan luarnya saja. Penting untuk memastikan bagian internal, terutama wadah penampung air dan keran, benar-benar bersih dari kotoran dan potensi bakteri, seperti yang disarankan oleh awesomewaterfilters.com.au.

Area ini sangat rentan menjadi lokasi pertumbuhan lumut dan penumpukan mineral yang dapat membuat air minum mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Lakukan pembersihan internal setidaknya dua minggu sekali. Anda bisa memanfaatkan larutan air hangat yang dicampur sedikit baking soda atau menggunakan cairan pembersih khusus dispenser. Pastikan pembilasan dilakukan hingga tuntas agar tidak ada residu bahan pembersih yang tertinggal di dalam tangki.

 

  1. Memilih Lokasi Penempatan yang Sejuk

Baca Juga: POJK Baru OJK, Aturan Kenaikan Premi Asuransi Kesehatan Diperketat, Berlaku Awal 2026

Penempatan dispenser ternyata memiliki dampak besar terhadap usia pakainya. Banyak pengguna tidak menyadari bahwa meletakkan dispenser di lokasi yang suhunya tinggi atau terpapar sinar matahari langsung dapat mempercepat kerusakan komponen mesin dan bahkan memicu kontaminasi pada air.

Disarankan untuk menempatkan dispenser di area yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menaruhnya terlalu dekat dengan sumber panas seperti kompor atau oven, atau di dekat jendela yang menerima paparan cahaya matahari langsung.

 

  1. Segera Ganti Galon Saat Air Hampir Habis

Bagi pengguna dispenser galon atas maupun bawah, mengecek volume air sering kali diabaikan. Mengutip informasi dari situs resmi Sanken, saat volume air tersisa tinggal setinggi leher galon, penting untuk segera mematikan aliran listrik dispenser guna mencegah risiko korsleting listrik.

Selain itu, kebersihan area mulut galon dan ruang tempat galon diletakkan harus selalu dijaga. Jika dibiarkan dalam kondisi lembap, area tersebut dapat menjadi sarang tumbuhnya bakteri dan lumut yang pada akhirnya akan merusak rasa dan aroma air minum.(*)

 

Editor : Hernawati
#cara merawat #perangkat #dispenser #kiat