Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kenapa Air Panas Ampuh Atasi Lantai Rumah Berbau Amis setelah Dipel? Ini Penjelasannya

Monika Dwi Hermawan • Jumat, 16 Januari 2026 | 12:37 WIB
Ilustrasi Pel Lantai
Ilustrasi Pel Lantai

KALTIMPOST.ID, Mengepel lantai merupakan pekerjaan rumah yang biasanya dilakukan setelah menyapu.

Bagi sebagian orang, rasanya kurang afdal jika lantai tidak dipel. Selain untuk membasmi kuman tak kasat mata, mengepel juga penting untuk memberikan aroma segar di dalam ruangan.

Tapi, pernahkah mengalami momen di mana lantai yang baru dipel bukannya wangi, malah tercium bau amis? Atau noda membandel tetap sulit terangkat meski sudah dipel?

Keresahan ini sering terjadi terutama saat seseorang mengepel hanya menggunakan air biasa tanpa cairan pembersih, entah karena tidak cocok, faktor keamanan bagi bayi dan ibu hamil, atau stok di rumah sedang habis.

Bukannya bersih dengan sempurna, cara ini terkadang justru memicu aroma tak sedap dan membuat lantai berminyak.

Untuk mengatasi masalah tersebut, muncul berbagai tips mengepel lantai menggunakan air panas.

Air panas dinilai efektif untuk membersihkan noda membandel, seperti noda jamur pada perabotan, hingga noda di pakaian.

Secara ilmiah, molekul pada air panas memiliki energi kinetik yang tinggi, struktur molekulnya yang lebih renggang mampu menampung dan mengangkat lebih banyak kotoran serta minyak yang menempel.

Lebih lanjut, air panas juga menjadi solusi jitu bagi masalah bau amis. Aroma tidak sedap tersebut biasanya berasal dari bakteri yang bersarang di alat pel.

Suhu tinggi dari air panas mampu membunuh kuman di lantai maupun serat kain pel.

Namun, cara ini tidak bisa diterapkan ke semua jenis lantai. Lantai berbahan kayu atau vinyl dapat mengelupas dan kehilangan kilaunya jika terkena panas terus-menerus.

Bahkan untuk lantai keramik atau porselen pun, penggunaan air panas tidak disarankan terlalu sering untuk mencegah risiko keramik memuai dan retak.

Pencampuran air panas dengan cairan pembersih juga tidak dianjurkan sebab perpaduan suhu tinggi dan bahan kimia justru akan merusak permukaan lantai.

Jadi, gunakanlah trik air panas ini hanya saat kondisi lantai sangat kotor atau berbau amis saja. Untuk pembersihan rutin sehari-hari, air dingin dan cairan pembersih tetap menjadi pilihan terbaik agar lantai rumah Anda lebih awet.

Editor : Thomas Priyandoko
#manfaat air panas #tips mengepel lantai #Tips Rumah #lantai bau amis #perawatan lantai rumah