KALTIMPOST.ID, Menggoreng ikan sering kali menjadi tantangan besar, terutama bagi mereka yang takut atau trauma terkena cipratan minyak.
Minyak dapat dengan mudah meletup saat menggoreng ikan, terutama jenis ikan air tawar seperti ikan lele, belut, hingga patin.
Ikan jenis ini tidak memiliki sisik untuk melindungi kulit, sehingga air dan lemak pada dagingnya langsung bersentuhan dengan minyak panas.
Jika digoreng, minyak panas akan sering meletup-letup sehingga mudah mengenai tangan hingga wajah.
Suara letupannya pun tak jarang terdengar menakutkan, sampai-sampai banyak orang membuat parodi dengan memakai alat pelindung seperti helm dan jaket.
Percikan minyak yang panas dapat membekas pada kulit dan memberikan sensasi pedih, itulah yang membuat sebagian orang malas untuk menggoreng ikan.
Mengapa minyak bisa meletup? Penyebabnya adalah air yang keluar dari daging ikan tidak bisa menyatu dengan minyak.
Air tersebut menguap akibat suhu panas. Uap akan terperangkap di bawah tekanan minyak, lalu berusaha naik ke udara dengan mendorong minyak keluar. Inilah yang menyebabkan cipratan minyak.
Salah satu tips ampuh untuk menghindari letupan terjadi ialah menggunakan tepung terigu dalam proses penggorengan.
Tepung bisa langsung ditaburkan ke minyak atau dicairkan untuk dibalurkan pada permukaan ikan.
Menggunakan larutan tepung jauh lebih disarankan jika Anda tidak ingin minyak bekas menggoreng cepat kotor oleh residu tepung.
Langkah-langkah menggorengnya pun sama seperti pada umumnya. Pertama, marinasi ikan terlebih dahulu dengan bumbu-bumbu, serta tambahkan perasan air jeruk nipis dan garam agar ikan tidak berbau amis.
Setelah dimarinasi, balurkan ikan ke dalam larutan tepung terigu. Pastikan larutan tersebut tidak terlalu cair dan juga tidak terlalu kental, lalu masukkan ikan ke dalam penggorengan.
Tepung terigu berperan sebagai pelindung yang menghalangi air di dalam ikan bertemu langsung dengan minyak panas.
Kandungan pati pada tepung terigu akan mengeras saat terkena panas, membentuk lapisan yang memerangkap uap air agar tidak meledak keluar.
Dengan cara ini, Anda tidak perlu lagi memakai helm atau alat pelindung lainnya. Selain bebas dari letupan, minyak juga tetap jernih dan bisa digunakan kembali. Selamat mencoba! (*)
Editor : Almasrifah