KALTIMPOST.ID, Siapa sangka, aktivitas berjalan kaki yang kita lakukan sehari-hari di rumah atau saat bekerja di kantor ternyata sudah termasuk olahraga, lho! Selama ini banyak orang mengira olahraga harus dilakukan dalam durasi lama dan waktu khusus.
Padahal, langkah-langkah kecil yang sepele pun memiliki dampak besar bagi kesehatan.
Belakangan ini, tren olahraga jogging dan lari semakin diminati masyarakat yang mulai sadar akan pentingnya kesehatan.
Berjalan kaki dikenal ampuh melancarkan peredaran darah hingga mencegah berbagai penyakit serius.
Namun, bagi sebagian orang, sering kali terasa berat dan sulit meluangkan waktu untuk beristirahat terutama bagi mereka yang tidak terbiasa banyak bergerak.
Kabar baiknya, bagi Anda yang memiliki jadwal padat atau merasa malas bergerak (mager), Anda dapat melakukan tren jalan kaki singkat yang dikenal dengan istilah micro-walks.
Micro-walks adalah aktivitas berjalan kaki dengan durasi singkat, sekitar 10-30 detik saja, yang dilakukan di sela-sela kegiatan sehari-hari.
Caranya sangat sederhana, misalnya beranjak sejenak untuk mengambil air minum, pergi ke toilet, atau sekadar berjalan di sekitar ruang kantor sebelum kembali bekerja.
Durasi berjalan yang sebentar ini justru dinilai lebih memberikan manfaat dibanding berjalan panjang.
Sebuah penelitian dari Universitas Milan menemukan bahwa berjalan kaki dalam waktu singkat dengan jeda istirahat ternyata membakar energi dan kalori lebih banyak dibandingkan berjalan terus-menerus dalam jarak yang sama.
Penelitian tersebut juga mengungkapkan micro-walks menghabiskan hingga 60% energi lebih banyak daripada berjalan atau naik tangga dalam durasi lama.
Hal ini karena tubuh membutuhkan energi lebih besar untuk memulai gerakan dari posisi diam, dibandingkan saat sudah dalam posisi bergerak secara stabil.
Menurut para ahli, kebiasaan ini menjadi solusi krusial untuk memutus dampak negatif akibat duduk terlalu lama.
Dengan rutin bergerak singkat setiap hari, tubuh mendapatkan kesempatan untuk melakukan “reset”, menjaga otot tetap aktif, sekaligus meningkatkan kesehatan mental dengan cara menjernihkan pikiran serta mengurangi stres.
Micro-walks juga menjadi strategi praktis untuk mencapai target 10.000 langkah harian tanpa harus meluangkan waktu khusus.
Langkah kaki akan lebih cepat terkumpul dan terasa ringan dilakukan di sela kesibukan tanpa risiko kram atau ketegangan otot yang biasanya muncul jika tiba-tiba melakukan olahraga berat.
Meskipun jalan kaki berdurasi lama tetap baik untuk kesehatan jantung dan stamina, aktivitas micro-walks dianggap alternatif paling simpel untuk menjaga tubuh tetap bertenaga dan melindungi metabolisme dari dampak buruk gaya hidup kurang gerak.
Olahraga ini sangat cocok bagi para pekerja kantoran maupun “kaum mageran” yang ingin tetap sehat. (*)
Editor : Almasrifah