KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Menjaga kesehatan saluran cerna menjadi tantangan tersendiri saat pola makan berubah selama bulan puasa.
Ahli gizi dari Universitas Faletehan Serang, Dr. Rita Ramayulis, mengingatkan pentingnya asupan sayur dan buah, baik saat sahur maupun berbuka, agar sistem pencernaan tetap berfungsi optimal.
Menurut Dr. Rita, meski hampir semua jenis serat bermanfaat, beberapa buah memiliki keunggulan khusus.
Pepaya, misalnya, sangat direkomendasikan karena kandungan enzim alaminya yang mampu mempercepat proses pemecahan makanan dalam tubuh.
Selain pepaya, Dr. Rita juga menyarankan beberapa pilihan buah alpukat. Buah ini mengandung lemak sehat yang memberikan efek kenyang lebih lama sekaligus mendukung fungsi cerna.
Buah Naga, kadar air dan seratnya yang tinggi sangat efektif membantu kelancaran buang air besar.
Baca Juga: Depo Kontainer KM 13 Balikpapan Segera Dibangun, Antrean BBM dan Parkir Liar Bakal Teratasi
Tidak kalah pentingnya lagi Adalah sayuran praktis seperti bayam, wortel, dan labu siam adalah pilihan terbaik karena sifatnya yang mudah dicerna dan mudah diolah menjadi menu harian.
"Kunci utamanya adalah pembagian porsi. Sebaiknya konsumsi serat disebar secara merata antara waktu sahur dan berbuka agar kebutuhan harian tetap terpenuhi," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kombinasi antara serat (sayur/buah) dengan protein hewani maupun nabati akan menciptakan keseimbangan gizi yang mendukung kebugaran tubuh sepanjang hari.(*)
Editor : Dwi Puspitarini