Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Waspada! 7 Jenis Takjil dan Makanan Buka Puasa yang Perlu Dihindari Pemilik Asam Lambung

Ari Arief • Senin, 2 Maret 2026 | 14:46 WIB

WASPADA: Penderita asam lambung diingatkan waspada saat berbuka puasa dengan menghindari sejumlah menu makanan dan minuman.
WASPADA: Penderita asam lambung diingatkan waspada saat berbuka puasa dengan menghindari sejumlah menu makanan dan minuman.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA-Menjaga kesehatan lambung selama bulan Ramadan adalah tantangan tersendiri bagi penderita GERD atau asam lambung.

Setelah seharian kosong, lambung menjadi sangat sensitif terhadap asupan yang masuk saat berbuka. Salah memilih menu takjil bisa memicu nyeri ulu hati hingga sensasi terbakar di dada (heartburn).

Agar ibadah puasa tetap nyaman, berikut adalah 7 daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dicoret dari menu berbuka, terutama yang saat ini memiliki keluhan asam lambung.

Hidangan Terlalu Manis

Meskipun disarankan berbuka dengan yang manis, konsumsi gula berlebih secara instan dapat memicu lonjakan asam lambung. Hindari kolak dengan pemanis buatan atau sirup yang terlalu pekat. Sebaiknya pilih manis alami dari buah-buahan seperti kurma.

Baca Juga: 6 Makanan Khas Imlek yang Dipercaya Bawa Hoki di Tahun Kuda, Apa Saja?

Makanan Pedas

Sensasi pedas dari cabai atau merica dapat mengiritasi dinding lambung yang masih kosong. Ini akan memicu rasa perih dan mulas seketika setelah makan. Jika ingin masakan berempah, pilihlah bumbu yang lebih lembut dan tidak menyengat.

Gorengan dan Makanan Tinggi Lemak

Lemak membutuhkan waktu lama untuk diproses oleh sistem pencernaan. Akibatnya, pengosongan lambung melambat dan tekanan di dalam perut meningkat, yang akhirnya mendorong asam lambung naik ke kerongkongan. Batasi konsumsi bakwan, tempe goreng, atau masakan bersantan kental.

Baca Juga: Tips Mudah Membuat Makanan Kukusan Tanpa Alat Pengukus Khusus!

Minuman Berkafein

Kopi dan teh pekat memiliki efek relaksasi pada katup kerongkongan bawah (sfingter). Jika katup ini kendur, cairan asam akan lebih mudah naik. Selain itu, kafein bersifat diuretik yang berisiko membuat tubuh kekurangan cairan.

Minuman Berkarbonasi (Soda)

Gas yang terkandung dalam minuman bersoda dapat menyebabkan perut kembung dan begah. Tekanan gas di dalam lambung ini berisiko memperparah gejala refluks asam saat berbuka.

Makanan yang Terlalu Asin

Asupan garam yang tinggi tidak hanya memicu rasa haus berlebih di keesokan hari, tetapi juga dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan. Sebaiknya gunakan garam secukupnya pada masakan rumah.

Buah-buahan dengan Kadar Keasaman Tinggi

Baca Juga: 7 Bahan Alami Ini Bisa Redakan Gejala Keracunan Makanan, Nomor 3 Paling Sering Ada di Dapurmu!

Hindari buah-buahan seperti jeruk, lemon, nanas, atau kedondong saat perut masih kosong. Kandungan asam sitrat yang tinggi dapat mengiritasi lambung secara langsung dan menimbulkan rasa nyeri yang tajam.

Tips Aman Berbuka:

Mulailah dengan segelas air putih hangat dan sedikit makanan ringan yang lembut seperti bubur atau pisang. Beri jeda waktu sebelum mengonsumsi makanan berat agar lambung memiliki waktu untuk beradaptasi setelah beristirahat seharian.(*)

Editor : Almasrifah
#asam lambung #makanan #minuman