KALTIMPOST.ID, JAKARTA–Dari total 193 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ditambah dua negara berdaulat yang diakui (Vatikan dan Palestina), terdapat beberapa negara yang memiliki luas wilayah sangat terbatas.
Bahkan, saking mungilnya, negara-negara ini bisa dijelajahi hanya dalam waktu singkat.
Meski memiliki keterbatasan wilayah, negara-negara mini ini justru menyimpan keunikan luar biasa yang tidak ditemukan di belahan bumi lain.
Mulai dari sistem pemerintahan, tradisi, hingga fenomena sosial yang mencengangkan.
Baca Juga: 7 Profesi AI Bergaji Fantastis 2026, Penghasilan Tembus Rp8,7 Miliar per Tahun
Berikut daftar 10 negara terkecil di dunia beserta fakta uniknya yang dirangkum Kaltim Post:
1. Vatikan (0,44 km²)
Berdiri sebagai negara berdaulat sejak Perjanjian Lateran tahun 1929, Vatikan memegang predikat sebagai negara terkecil di dunia.
Dengan populasi hanya 506 jiwa, Vatikan menjadi satu-satunya negara teokrasi absolut di dunia yang dipimpin langsung oleh Paus.
2. Monako (2,1 km²)
Dijuluki sebagai billionaire's playground, negara dengan populasi 39.000 jiwa ini dikenal memiliki biaya hidup termahal di dunia.
Keterbatasan lahan menjadikannya tempat berkumpulnya para miliarder, yang memicu lonjakan harga pangan hingga tarif sewa properti yang selangit.
3. Nauru (21 km²)
Nauru merupakan negara kepulauan di Oseania berpenduduk sekitar 12.100 jiwa. Karena ukurannya yang sangat kecil, negara ini sama sekali tidak memiliki aliran sungai atau sumber air alami.
Penduduk setempat sepenuhnya bergantung pada air hujan dan proses penyulingan air laut.
Baca Juga: Apakah iOS 26.5 Aman Dipakai? Apple Hadirkan Enkripsi Pesan RCS dan 50 Perbaikan Bug
4. Tuvalu (25 km²)
Dengan populasi 11.461 jiwa, Tuvalu dikenal sebagai salah satu negara teraman di dunia dengan tingkat kriminalitas yang sangat rendah.
Negara ini hanya memiliki satu penjara berkonsep "penjara terbuka", di mana para narapidana diberikan kebebasan terbatas untuk berbaur dengan masyarakat.
5. San Marino (61 km²)
Terletak di dalam wilayah Italia, negara berpenduduk 33.621 jiwa ini sepenuhnya terkurung daratan. Karena lokasinya yang unik, San Marino tidak memberlakukan pemeriksaan paspor sama sekali di gerbang masuk negaranya.
6. Liechtenstein (160 km²)
Tersembunyi di Pegunungan Alpen, negara berpenduduk 40.300 jiwa ini berstatus doubly landlocked—artinya dikelilingi oleh negara lain yang juga tidak memiliki akses ke laut.
Menariknya, Liechtenstein merupakan produsen gigi palsu terbesar di dunia yang menyumbang 20 persen produksi global.
7. Kepulauan Marshall (181 km²)
Memiliki populasi 42.325 jiwa, negara ini menjadi rumah bagi kawasan suaka hiu terbesar di dunia. Salah satu wilayahnya yang terkenal, Atol Bikini, juga menjadi inspirasi sejarah di balik penamaan pakaian renang ikonik "bikini".
8. Saint Kitts dan Nevis (262 km²)
Baca Juga: Standar Ganda di Kantor: Mengapa Pria Tinggi dan Wanita Langsing Lebih Mudah Naik Gaji?
Negara berdaulat di Benua Amerika ini dihuni sekitar 47.000 jiwa. Uniknya, jumlah populasi monyet vervet hijau di negara ini jauh lebih banyak daripada manusianya, yakni mencapai sekitar 60.000 ekor.
9. Maladewa (298 km²)
Terkenal sebagai destinasi wisata tropis premium, Maladewa dihuni oleh 531.500 jiwa. Negara kepulauan ini memiliki konstitusi unik, di mana seluruh warga negaranya diwajibkan secara hukum untuk memeluk agama Islam.
10. Malta (315 km²)
Meski wilayahnya mini, negara Eropa yang terletak di Laut Mediterania ini kaya akan kuil kuno dan pantai yang indah.
Karena lanskapnya yang dramatis dan eksotis, Malta sering kali dipilih sebagai lokasi syuting film dan serial Hollywood ternama dunia, salah satunya adalah Game of Thrones. (*)
Editor : Almasrifah