Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Daging Kurban Idul Adha Masih Alot Meski Sudah Lama Dimasak? Ternyata Ini Penyebabnya

Dwi Puspitarini • Senin, 25 Mei 2026 | 07:03 WIB
Tips mengolah daging kurban agar empuk dan tidak alot saat Idul Adha.
Tips mengolah daging kurban agar empuk dan tidak alot saat Idul Adha.

KALTIMPOST.ID, Idul Adha - Hari Raya Idul Adha identik dengan olahan daging kurban yang disajikan menjadi berbagai menu favorit keluarga. Namun, tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan daging kurban terasa keras dan sulit dikunyah meski sudah dimasak cukup lama.

Padahal, tekstur daging kurban yang alot tidak selalu disebabkan kualitas daging yang buruk. Kesalahan saat menyimpan, memotong, hingga cara memasak daging sering menjadi penyebab utama hasil akhir kurang empuk.

Karena itu, memahami tips mengolah daging kurban menjadi penting agar hidangan seperti sate, rendang, semur, hingga gulai bisa terasa lebih lembut dan nikmat disantap bersama keluarga saat Idul Adha.

Jangan Langsung Mencuci Daging Kurban

Salah satu kebiasaan yang masih sering dilakukan adalah langsung mencuci daging kurban setelah diterima. Padahal, daging segar sebaiknya tidak langsung terkena air jika belum akan dimasak.

Air dapat memengaruhi tekstur daging dan meningkatkan risiko penyebaran bakteri melalui percikan. Jika ada bagian yang terlihat kotor, cukup bersihkan menggunakan tisu dapur bersih sebelum disimpan di dalam wadah tertutup.

Penyimpanan daging kurban di kulkas atau freezer juga membantu menjaga kualitas daging tetap baik sebelum diolah menjadi berbagai masakan.

Daging Baru Dipotong Sebaiknya Didiamkan Dulu

Daging kurban yang baru dipotong umumnya masih berada dalam fase kekakuan otot atau rigor mortis. Kondisi ini membuat serat daging menjadi lebih tegang sehingga teksturnya terasa keras ketika langsung dimasak.

Agar daging empuk, daging sebaiknya disimpan terlebih dahulu di lemari pendingin selama beberapa jam atau semalaman. Cara ini membantu serat otot lebih rileks sehingga hasil masakan menjadi lebih lembut.

Cara Memotong Daging Ternyata Berpengaruh

Kesalahan lain yang sering terjadi saat mengolah daging kurban adalah teknik memotong yang kurang tepat. Banyak orang masih memotong daging mengikuti arah serat.

Padahal, cara tersebut membuat tekstur daging menjadi lebih liat saat dimakan. Untuk mendapatkan daging tidak alot, potonglah daging melintang atau berlawanan arah serat agar serat otot lebih pendek dan mudah dikunyah.

Bahan Alami Bisa Membantu Daging Lebih Empuk

Beberapa bahan alami diketahui dapat membantu mengempukkan daging kurban. Nanas, pepaya muda, kiwi, hingga jahe mengandung enzim yang mampu membantu melunakkan serat daging.

Meski begitu, penggunaannya tidak boleh berlebihan. Daging cukup dilumuri bahan alami tersebut sekitar 15 hingga 30 menit sebelum dimasak agar teksturnya tidak berubah terlalu lembek.

Jangan Terlalu Cepat Menambahkan Garam

Pemberian garam saat memasak daging kurban juga perlu diperhatikan. Menambahkan garam terlalu awal dapat membuat cairan alami daging keluar lebih banyak sehingga teksturnya menjadi lebih keras.

Karena itu, garam lebih baik dimasukkan mendekati akhir proses memasak agar kelembapan daging tetap terjaga dan hasil masakan terasa lebih juicy.

Api Kecil Dinilai Lebih Efektif

Banyak orang memilih menggunakan api besar agar daging cepat matang. Namun, cara ini justru sering membuat bagian luar daging cepat keras sementara bagian dalam masih alot.

Untuk olahan seperti rendang, semur, dan gulai, memasak menggunakan api kecil dalam waktu lebih lama dinilai lebih efektif. Teknik ini membantu jaringan ikat pada daging melunak perlahan sehingga teksturnya menjadi lebih empuk.

Marinasi Bisa Kurangi Aroma Prengus

Selain membuat tekstur lebih lembut, teknik marinasi juga membantu mengurangi aroma khas daging kurban yang terkadang kurang disukai sebagian orang.

Daging dapat direndam menggunakan campuran yogurt, bawang, air jeruk nipis, atau berbagai rempah selama 30 menit hingga satu jam sebelum dimasak. Cara ini membuat bumbu lebih meresap dan hasil masakan terasa lebih lezat.***

Editor : Dwi Puspitarini
#tips memasak daging #cara mengolah daging #idul adha #daging empuk #daging kurban