Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jarang Ereksi Saat Bangun Tidur? Dokter Sebut Risiko Kematian Meningkat 28 Persen

Dwi Puspitarini • Selasa, 30 Juni 2026 | 05:55 WIB
Ilustrasi. Konsultasi tentang kesehatan seksual pria.
Ilustrasi. Konsultasi tentang kesehatan seksual pria.

KALTIMPOST.ID - Frekuensi ereksi pada pagi hari ternyata tidak hanya berkaitan dengan kesehatan seksual pria. Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr Adam Prabata, mengungkapkan bahwa pria yang mulai jarang mengalami ereksi saat bangun tidur memiliki risiko kematian yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang masih rutin mengalaminya.

Temuan tersebut didasarkan pada hasil penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara frekuensi ereksi pagi dengan kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan, terutama kesehatan pembuluh darah.

Menurut dr Adam Prabata, penelitian menunjukkan bahwa pria yang jarang mengalami ereksi saat bangun tidur memiliki risiko kematian 28 persen lebih tinggi dibandingkan pria yang masih rutin mengalami ereksi pagi. Temuan ini menjadi perhatian karena ereksi pagi selama ini umumnya hanya dikaitkan dengan fungsi reproduksi dan kesehatan seksual.

Dalam unggahan di media sosial X, dr Adam menjelaskan bahwa penelitian tersebut menemukan adanya peningkatan risiko kematian pada kelompok pria yang frekuensi ereksi paginya menurun.

 "Perhatian!! Jarang ereksi di pagi hari berhubungan dengan peningkatan risiko kematian pada laki-laki," tulis dr Adam, dilansir dari inews, Selasa (30/6).

"Penelitian ini menunjukkan bahwa ternyata laki-laki yang jarang ereksi di pagi hari memiliki risiko kematian 28 persen lebih tinggi dibandingkan dengan yang masih rutin ereksi," katanya.

Meski demikian, dr Adam menegaskan bahwa ereksi pagi bukanlah penyebab langsung yang menentukan panjang atau pendeknya usia seseorang. Kondisi tersebut lebih tepat dipandang sebagai salah satu indikator yang dapat menggambarkan kondisi kesehatan tubuh, khususnya sistem peredaran darah.

Ereksi Pagi Dapat Mencerminkan Kesehatan Pembuluh Darah

Dr Adam menjelaskan bahwa gangguan ereksi dan penyakit jantung memiliki keterkaitan karena keduanya sering dipicu oleh masalah kesehatan yang sama. Kerusakan pada lapisan pembuluh darah, penumpukan plak di arteri, serta peradangan dalam tubuh dapat mengganggu aliran darah ke berbagai organ, termasuk organ reproduksi.

"Masalah ereksi memang diketahui terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah karena kedua kondisi tersebut disebabkan oleh masalah dalam tubuh yang sama yaitu kerusakan sel pembuluh darah, penumpukan plak, dan radang sistemik," kata dr Adam.

Ereksi yang muncul saat bangun tidur merupakan proses alami yang dipengaruhi oleh kerja saraf, hormon, dan kelancaran aliran darah. Karena itu, perubahan frekuensi ereksi pagi yang terjadi secara terus-menerus dapat menjadi tanda bahwa terdapat gangguan kesehatan yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Meski begitu, pria tidak perlu langsung khawatir apabila sesekali tidak mengalami ereksi saat bangun tidur. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kualitas tidur, kelelahan, maupun stres. Yang perlu diperhatikan adalah apabila perubahan tersebut berlangsung dalam jangka waktu lama atau disertai keluhan kesehatan lainnya.

Sebagai langkah pencegahan, menjaga kesehatan pembuluh darah menjadi hal yang penting. Pola hidup sehat seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidak merokok, serta mengendalikan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Dr Adam juga mengingatkan para pria untuk lebih memperhatikan perubahan pada tubuh mereka.

"Bagi para laki-laki, coba perhatikan ya apakah kalian masih ereksi setiap pagi," ungkapnya.

Dengan menjaga gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan medis bila diperlukan, berbagai risiko penyakit kronis dapat dideteksi lebih awal sehingga kesehatan seksual maupun kesehatan tubuh secara keseluruhan tetap terjaga.***

Editor : Dwi Puspitarini
#ereksi pagi #kesehatan pria #kesehatan seksual #gaya hidup sehat #risiko kematian