Sering Lemas Siang Hari? Bisa Jadi Waktu Makan Siang Anda Keliru

Dwi Puspitarini • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 11:01 WIB
makan bersama
Ilustrasi. Waktu makan siang ideal sekitar pukul 11.30-12.30 disebut membantu menjaga energi tubuh dan kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari. (AI)

KALTIMPOST.ID - Waktu makan siang ternyata tak kalah penting dibanding memilih menu makanan. Selain mengisi energi, makan siang pada jam yang tepat disebut dapat membantu menjaga energi tubuh, menstabilkan kadar gula darah, hingga membuat aktivitas tetap produktif sepanjang hari.

Sayangnya, masih banyak orang yang menunda waktu makan siang karena pekerjaan atau kesibukan. Padahal, kebiasaan tersebut dapat membuat tubuh cepat lelah, sulit fokus, bahkan memicu rasa lapar berlebihan saat malam hari.

Menurut ahli gizi dari Vietnam Institute of Applied Medicine, Pham Hong Ngoc, jam makan ideal untuk makan siang adalah sekitar empat hingga lima jam setelah sarapan. Jika seseorang sarapan pukul 07.30, maka waktu yang disarankan untuk makan siang berada di kisaran pukul 11.30 hingga 12.30.

Ngoc menjelaskan tubuh membutuhkan jeda yang cukup setelah sarapan agar pasokan energi tetap terjaga. Rentang empat hingga lima jam dinilai sesuai dengan siklus alami glukosa dalam tubuh.

Ia mengibaratkan sarapan sebagai kunci yang menghidupkan mesin, sedangkan makan siang menjadi bahan bakar yang menjaga tubuh tetap bekerja optimal hingga sore hari.

Baca Juga: Ingin Bangun Lebih Segar? Coba 5 Cara Ini untuk Melepas Penat Sebelum Tidur Tanpa Gadget

Kenapa Waktu Makan Siang Berpengaruh?

Menjaga waktu makan siang tetap teratur membantu tubuh mempertahankan kadar gula darah sehingga energi tidak mudah turun.

Sebaliknya, makan terlalu cepat atau terlalu dekat dengan waktu sarapan dapat membuat kadar gula darah naik lalu turun secara drastis. Kondisi ini berpotensi memicu:

·         Mudah lapar kembali.

·         Sakit kepala.

·         Emosi lebih mudah terpancing.

·         Konsentrasi menurun.

Selain itu, proses metabolisme dan pencernaan juga dinilai bekerja lebih optimal pada pagi hingga tengah hari. Karena itu, makan siang yang tidak terlalu sore dianggap lebih baik untuk menjaga berat badan dan kualitas tidur.

Baca Juga: Apakah Alergi Bisa Sembuh Total? Simak Fakta yang Perlu Diketahui

Dampak Makan Siang Terlambat

Menunda makan siang terlalu lama membuat tubuh kekurangan glukosa yang menjadi sumber energi utama. Dampaknya bukan hanya tubuh terasa lemas, tetapi juga menurunkan produktivitas saat bekerja atau belajar.

Jika kebiasaan ini terus dilakukan, jadwal makan malam pun bisa ikut bergeser menjadi lebih larut sehingga ritme alami tubuh ikut terganggu.

Beberapa risiko yang dapat muncul akibat makan siang terlambat antara lain:

·         Gula darah menurun sehingga tubuh terasa lemas dan gemetar.

·         Konsentrasi serta suasana hati memburuk.

·         Asupan nutrisi harian menjadi kurang optimal.

·         Metabolisme melambat sehingga berpotensi meningkatkan berat badan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Cari Minuman Tinggi Protein? Ini 10 Pilihan Praktis yang Cocok untuk Sehari-hari

Tidak Semua Orang Punya Jam Makan yang Sama

Meski pukul 11.30 hingga 12.30 menjadi rekomendasi umum, kebutuhan setiap orang bisa berbeda.

Waktu makan siang dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

·         Waktu dan porsi sarapan.

·         Kandungan protein, serat, dan lemak pada menu sarapan.

·         Aktivitas fisik pada pagi hari.

·         Kondisi metabolisme tubuh.

·         Penyakit tertentu, seperti diabetes atau resistensi insulin.

Karena itu, jadwal makan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing agar tubuh tetap mendapatkan pasokan energi secara optimal.

Tips Menjaga Energi Tetap Stabil

Agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari, ahli menyarankan beberapa kebiasaan sederhana, yaitu:

·         Sarapan pada jam yang sama setiap hari.

·         Pilih sarapan tinggi protein, serat, dan lemak sehat agar kenyang lebih lama.

·         Konsumsi camilan sehat seperti buah, yogurt, atau kacang jika lapar muncul sebelum makan siang.

·         Minum air yang cukup karena dehidrasi sering disalahartikan sebagai rasa lapar.

·         Amati pola makan dan tingkat energi harian untuk mengetahui waktu makan yang paling sesuai bagi tubuh.

Dengan menjaga waktu makan siang tetap teratur, tubuh memiliki kesempatan lebih baik untuk mempertahankan energi tubuh, menjaga kadar gula darah, serta mendukung aktivitas sepanjang hari.***

Editor : Dwi Puspitarini
Sumber : CNN
waktu makan siang energi tubuh jam makan ideal makan siang kadar gula darah