Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Yohanes Avun- Juan Jenau Janji Lanjutkan Bantuan Tanam

Jodi Kristianto • Jumat, 30 Agustus 2024 | 14:00 WIB
SOLID: Yohanes Avun dan Juan Jenau abadikan momen bersama usai selesai daftar pencalonan di KPU Mahulu, Kamis (29/8). (Foto: Jody Kristianto)
SOLID: Yohanes Avun dan Juan Jenau abadikan momen bersama usai selesai daftar pencalonan di KPU Mahulu, Kamis (29/8). (Foto: Jody Kristianto)


KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Drs Yohanes Avun dan Juan Jenau salah satu pasangan calon bupati yang mendaftar untuk Pilkada Mahakam Ulu (Mahulu) 2024, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kelancaran proses pendaftaran yang berlangsung pada hari ini.

Dirinya menyebutkan bahwa semua persiapan berjalan tepat waktu dan berkas-berkas yang dibutuhkan telah lengkap.


"Hari ini berjalan dengan tepat waktu, berangkatnya, kemudian sampai di sini lancar dan semua berkas yang dipersarakan lengkap semua. Oleh sebab itu, kami juga berterima kasih kepada KPU dan jajarannya yang telah memfasilitasi agar acara pendaftaran hari ini bisa berjalan dengan lancar," ujarnya saat konferensi pers di KPU Mahulu, Kamis (29/8).

Ketika ditanya mengenai peluang kemenangan bersama pasangannya, Juan Jenau, Avun, sapaan akrabnya menyatakan, keyakinannya bahwa pengalaman dan track record mereka akan menjadi faktor penentu dalam Pilkada kali ini.

"Masyarakat pasti maunya kalau pembangunan ini bisa berjalan baik, dinakodai oleh orang yang punya pengalaman dan track record yang baik serta bersih," ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa semua program yang ditawarkan oleh timnya merupakan program yang pro-rakyat, dan jika terpilih, mereka tidak perlu belajar lagi karena sudah menjadi mentor dan narasumber di bidangnya.


Avun menargetkan, kemenangan sebesar 60 persen dalam Pilkada ini, dan menegaskan bahwa fokus mereka akan tetap pada program-program yang langsung bermanfaat bagi masyarakat.

Mengenai sektor pertanian, Avun menjelaskan inovasi yang akan diterapkan adalah meningkatkan biaya tanam dari 2 juta menjadi 4 juta per hektare. Program ini tidak hanya mencakup padi, tetapi juga perkebunan.

"Kalau padi sawah kita berharap semua sawah yang sudah ada, yang belum diusahakan ini, bisa dimanfaatkan lagi. Bersawah bisa dua atau tiga kali setahun, sehingga kebutuhan beras Mahulu ini bisa terpenuhi," jelas mantan sekian Mahulu itu. 


Ia juga menyoroti pentingnya mengembangkan perkebunan, seperti kakao, kopi, dan tanaman lainnya, untuk meningkatkan pendapatan petani. "Harapan kita dengan program ini, setelah panen ada tanaman yang tumbuh, sehingga masyarakat bisa mandiri dan tidak bergantung terus pada bantuan," tambahnya.


Selain itu, Avun menekankan, bahwa program ini juga bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan stunting di Mahulu. Ia berharap, program-program yang telah disusun dapat membawa perubahan positif, bagi kesejahteraan masyarakat di daerah Tanaa Urip Kerimaan. (*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#mahulu #Pilkada Mahulu