KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu, Dr Bonifasius Belawan Geh, menegaskan pentingnya dukungan terhadap program Dana Desa, sebuah program nasional yang bertujuan untuk memperkuat pembangunan di daerah-daerah terpencil.
Menurutnya, program ini harus didukung penuh oleh masyarakat dan para calon pemimpin, karena dampaknya sangat signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan desa.
"Kita sangat membutuhkan dukungan terhadap program ini. Saya menggiring masyarakat agar mendukung Paslon (Pasangan Calon) yang berkomitmen melanjutkan program ini. Program Dana Desa ini adalah program nasional, jadi harus didukung oleh semua pihak," katanya kepada Kaltimpost usai membuka dan hadiri Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Kampung di Kecamatan Laham dan Long Hubung di Lamin Adat Long Hubung, Rabu (9/10).
Ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk calon bupati yang akan datang. "Jika ada calon yang tidak mendukung program ini, sebaiknya jangan dipilih," tegasnya.
Saat ditanya mengenai tantangan dan kelemahan dalam pelaksanaan program Dana Desa selama ini, Bupati Bonifasius menekankan pentingnya manajemen yang kuat dan disiplin dalam pelaksanaan program. Ia menggarisbawahi bahwa setiap tahapan harus dilaksanakan sesuai jadwal, mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga pelaporan.
"Kuatkan manajemennya. Setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, harus dilakukan tepat waktu. Jika terlambat, proses pembangunan akan ikut terhambat, dan akhirnya muncul masalah anggaran yang tersisa (silpah), bukan rugi, tapi sayang jika tidak dimanfaatkan dengan maksimal," tambahnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Mahakam Ulu terus berupaya meningkatkan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan-pelatihan rutin. "Setiap tahun, kita selalu meningkatkan kapasitas mereka melalui pelatihan tentang manajemen desa, aspek teknis, dan pelaporan, agar mereka mampu menjalankan tugasnya dengan baik."
Diakhir wawancara dengan harapan pria tinggi tegap itu mengajak seluruh elemen masyarakat bekerja sama untuk mewujudkan pembangunan yang lebih komprehensif di Indonesia, khususnya di Tanaa Urip Kerimaan. (*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko