UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kampung Mamahak Teboq Kecamatan Long Hubung, yang kini menjadi sistem air bersih pertama di wilayah tersebut yang dapat mengalir 24 jam. Wakil Bupati Mahakam Ulu, Drs. Yohanes Avun, menyebut bahwa SPAM ini bisa menjadi cikal bakal Mini Perusahaan Daerah Air Minum (PDM) dan membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut.
"Ya, memang ini ya, kalau kita boleh mengatakan bahwa air bersih pertama yang bisa ngalir 24 jam ada di sini," ujar Yohanes Avun usai meninjau tangki SPAM, Sabtu (22/3).
SPAM ini dibangun dengan biaya sekitar Rp16 miliar dan selesai dalam waktu kurang dari satu tahun. Sumber airnya berasal dari pegunungan dengan sistem gravitasi, sehingga tidak memerlukan biaya besar untuk mengalirkannya ke sepuluh titik air yang tersedia.
Dengan kapasitas normal mencapai 42 meter kubik per detik, air bersih ini tidak hanya akan melayani Kampung Mamahak Teboq tetapi juga dapat menjangkau kampung tetangga seperti Kampung Sirau, Lutan, hingga Kampung Datah Bilang. Bahkan, jika kondisi gravitasi tetap optimal, distribusinya bisa diperluas hingga Long Hubung.
Untuk saat ini, pipa induk telah mencapai Datah Bilang, dan tahap selanjutnya adalah pembangunan sepuluh air serta sambungan rumah tangga. Yohanes Avun menekankan pentingnya pemeliharaan sistem ini agar keberlanjutan layanan tetap terjaga.
"Yang paling penting lagi adalah pemeliharaan. Untuk itu, perlu dibentuk unit pengelolaan, dan kita berharap sementara ini bisa dikelola oleh kampung melalui BUMK," jelasnya.
Selain itu, ia menyebutkan bahwa tarif air akan segera dibahas guna menutupi biaya pemeliharaan, meskipun tetap dalam batas yang terjangkau masyarakat. Yohanes Avun juga menyoroti perlunya perlindungan sumber air di Apo Kebai, yang berjarak sekitar 11 kilometer mengikuti jalur pipa. Ia mengusulkan agar kawasan tersebut dijadikan hutan lindung atau tanah 'pera' melalui peraturan kampung, yang nantinya bisa ditingkatkan menjadi peraturan daerah.
"Supaya area ini tidak diganggu oleh siapapun, baik masyarakat maupun pihak lain, terutama di hulunya. Jangan sampai air ini menjadi tercemar atau tidak bersih seperti sekarang," tambahnya.
Sebagai bukti kualitas air, Yohanes Avun menyatakan bahwa ia sendiri telah menggunakan dan meminumnya langsung dari sumber tanpa masalah kesehatan. Dengan beroperasinya SPAM ini, masyarakat yang selama ini bergantung pada air dari Mahakam kini bisa menikmati akses air bersih yang lebih aman dan terjamin. (*/sya)
Editor : Muhammad Ridhuan