Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bupati Bonifasius Belawan Geh Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata  

Jody Kristianto • Minggu, 17 Agustus 2025 | 12:54 WIB
Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh saat membacakan pidato di Lapangan Ujoh Bilang, Minggu (17/8/2025).
Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh saat membacakan pidato di Lapangan Ujoh Bilang, Minggu (17/8/2025).

 

UJOH BILANG – Upacara peringatan detik-detik Proklamasi dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar khidmat di Lapangan Ujoh Bilang, Minggu (17/8/2025). Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan pesan penting agar seluruh masyarakat menjadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa perjuangan bangsa belum usai.

“Kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil dari perjuangan bersama. Tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, membangun bangsa dari desa hingga pinggiran, dari tempat-tempat yang jauh dari sorotan,” ujar Bonifasius.

Dengan mengusung tema nasional Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, Bupati menekankan pentingnya persatuan sebagai fondasi kedaulatan dan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, kemajuan hanya dapat dicapai melalui kerja keras, kerja cerdas, serta semangat gotong royong.

Ia juga mengingatkan tiga pilar penting yang harus dijunjung dalam membangun daerah, yakni silaturahmi yang kuat, persaudaraan yang tulus, dan semangat gotong royong. “Namun semua itu harus dibingkai dalam nilai-nilai spiritual, karena manusia pada akhirnya bukan hanya makhluk rasional, tetapi juga makhluk spiritual,” tegasnya.

Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Bonifasius berpesan agar bekerja dengan penuh integritas dan semangat pelayanan. “ASN sejati bukan bekerja karena disuruh, melainkan sadar bahwa kehadirannya adalah cahaya bagi banyak orang. Jabatan itu titipan, tapi integritas adalah warisan,” ungkapnya.

Bupati juga memberi motivasi kepada generasi muda Mahulu untuk giat belajar dan menjadikan pendidikan sebagai warisan utama. “Negara akan maju sejauh mana pendidikan dan kecerdasan menyebar di antara rakyatnya,” pesan Bonifasius.

Menutup sambutannya, Bonifasius yang segera mengakhiri masa jabatannya, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Mahulu. Ia mengajak semua pihak untuk terus membangun daerah dengan hati, menjaga dengan ketulusan, dan membela dengan cinta.

“Kemerdekaan adalah anugerah, tetapi membangun bangsa adalah kewajiban. Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberkahi langkah kita bersama,” tutupnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#upacara hut ri #Ujoh Bilang #Bonifasius Belawan Geh