Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dishub Mahulu Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas ke Pelajar SMA 1 Long Bagun

Jody Kristianto • Kamis, 18 September 2025 | 20:59 WIB
Kadishub Mahulu FX Lawing (baju hitam) abadikan momen bersama pelajar SMA 1 Long Bagun usai sosialisasi di ruang pertemuan, Kamis (18/9).
Kadishub Mahulu FX Lawing (baju hitam) abadikan momen bersama pelajar SMA 1 Long Bagun usai sosialisasi di ruang pertemuan, Kamis (18/9).

KALTIMPOST.ID, LONG BAGUN – Dalam rangka HarI Perhubungan Nasional ke 55, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mahakam Ulu menggelar sosialisasi ketertiban lalu lintas bagi pelajar SMA Negeri 1 Long Bagun, Kamis (18/9).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini, mengingat pelajar termasuk kelompok yang rentan terhadap risiko kecelakaan.

Kepala Dishub Mahulu, Fransiskus Xaverius Lawing, yang akrab disapa Frans, menegaskan, pelajar menjadi sasaran penting karena mereka kerap beraktivitas dengan berjalan kaki maupun menggunakan sepeda motor untuk ke sekolah.

“Mereka ini sangat rentan sekali dengan risiko kecelakaan. Makanya melalui pelatihan ini, kita berusaha membentuk kesadaran mereka sejak dini, agar tumbuh semangat menciptakan budaya tertib berlalu lintas dari usia muda,” ungkapnya.

Tidak hanya terbatas pada tingkat SMA, program pembinaan ini juga akan menyasar pelajar SD hingga SMP, bahkan anak usia PAUD. Tujuannya, menanamkan pemahaman tentang cara-cara positif berlalu lintas serta bahaya dari perilaku ugal-ugalan di jalan raya.

Dishub Mahulu juga berencana mendorong pelajar mengikuti ajang Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional. “Kita sudah berkoordinasi dengan provinsi terkait tata cara dan materi pembelajaran. Mulai tahun depan, program ini akan kita jalankan,” jelas Frans.

Antusiasme siswa dalam sosialisasi ini sangat tinggi. Bahkan, banyak pelajar yang berebut bertanya saat sesi materi berlangsung. Para guru pun berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara rutin, tidak hanya sekali.

Menanggapi itu, Frans bersama Satlantas Polres Mahulu sepakat untuk menjadwalkan sosialisasi setidaknya setiap tiga bulan sekali.

Selain pembinaan rutin, Dishub Mahulu juga tengah mempertimbangkan beberapa terobosan. Salah satunya wacana penyediaan bus sekolah untuk pelajar yang rumahnya jauh dari sekolah, agar mereka tidak perlu mengendarai motor di usia dini.

Dishub juga menyoroti fenomena penggunaan sepeda listrik di kalangan anak sekolah, yang dinilai berisiko bila digunakan di jalan raya.

“Kami bersama Satlantas dan instansi terkait akan terus bersinergi. Intinya, disiplin berlalu lintas bukan hanya soal keselamatan diri, tetapi juga menyelamatkan orang lain,” tegas Frans.

Ke depan, Dishub Mahulu juga berencana mengadopsi program safety riding sebagai bentuk pelatihan praktik di lapangan, agar pelajar lebih memahami tata cara berkendara dengan aman. (adv/*/sya)

Editor : Thomas Priyandoko
#mahulu #lalu lintas #Mahakam Ulu #perhubungan