KALTIMPOST.ID, LONG APARI – Di wilayah perbatasan Mahakam Ulu, semangat anak-anak memikat perhatian siapa pun yang melihatnya.
Energi dan impian mereka tampak begitu nyata, seolah memberi harapan baru bagi masa depan daerah.
Kegiatan interaktif bersama pelajar di BPU Kampung Tiong Bu'u, Kecamatan Long Apari, menjadi momen yang menyenangkan.
Baca Juga: DPRD dan Bupati Mahulu Satu Suara, Prioritaskan Jalan dan Layanan Kesehatan di Long Apari
Anak-anak berbagi mimpi mereka dengan antusias, dari menjadi chef hingga pengusaha sukses.
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, mengaku kagum melihat beragam cita-cita itu.
“Luar biasa ya, anak-anak punya banyak cita-cita, dari menjadi chef, polisi, TNI, hingga dokter. Ada juga yang ingin punya bisnis,” ujarnya.
Menurut Angela, semangat ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki anak-anak Mahakam Ulu.
Ia menekankan pentingnya dukungan orang tua dan tenaga pendidik agar mereka lebih disiplin dan termotivasi dalam belajar.
Di sisi lain, Bupati juga menyoroti potensi wisata alam daerah tersebut. Ia baru menyadari bahwa Mahakam Ulu menyimpan lokasi-lokasi indah yang layak dikembangkan.
“Oh iya, baru saya tahu mereka punya potensi wisata yang sangat bagus,” katanya.
Angela menegaskan bahwa pengembangan wisata harus dilakukan dengan pendekatan hati-hati dan melibatkan masyarakat.
Pemerintah daerah akan mengutamakan koordinasi dengan pemilik lahan sebelum melaksanakan pembangunan destinasi wisata.
“Kita tidak bisa langsung menggerakkan pariwisata tanpa sosialisasi atau pendekatan dengan masyarakat, karena areal wisata seperti air terjun bukan milik pemerintah, tetapi milik pribadi,” jelasnya.
Baca Juga: Minim Dokter Spesialis di Perbatasan, Bupati Mahulu Janji Perjuangkan Tambahan Tenaga Medis
Ia menambahkan, pengembangan pariwisata akan disinergikan dengan pemberdayaan UMKM lokal.
Dengan begitu, masyarakat setempat bisa merasakan manfaat ekonomi secara langsung.
“Kita akan pelan-pelan mendekati supaya bisa menggerakkan pariwisata kita dan UMKM kita bisa berjalan juga,” pungkas Angela. (*)
Editor : Ery Supriyadi