Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pembangunan Bandara Ujoh Bilang Hampir Rampung, Harapan Baru bagi Wilayah Perbatasan Mahulu

Jody Kristianto • Minggu, 16 November 2025 | 05:05 WIB
Kepala Badan Pengelola Wilayah Perbatasan Mahulu Alberkus Lung
Kepala Badan Pengelola Wilayah Perbatasan Mahulu Alberkus Lung

KALTIMPOST.ID-Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Mahakam Ulu (Mahulu) Alberkus Lung menyampaikan apresiasi terhadap progres pembangunan Bandara Ujoh Bilang yang telah mencapai sekitar 80 persen.

Melalui wawancara via WhatsApp, Lung mengatakan capaian itu merupakan hasil kerja keras Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan Mahulu yang menjadi penanggung jawab pembangunan.

“Medan kita tidak mudah dan cuaca sering berubah-ubah. Tapi dengan kondisi seperti itu, mereka tetap bisa mencapai progres yang luar biasa,” ujar Lung, Sabtu (15/11).

Ia menilai keberadaan Bandara Ujoh Bilang akan berdampak besar terhadap konektivitas wilayah perbatasan, khususnya Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai.

Selama ini kedua wilayah tersebut masih sangat bergantung pada transportasi sungai dan jalur darat yang hanya bisa digunakan saat cuaca mendukung.

Menurut Lung, bandara itu akan membantu mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, sekaligus membuka keterisoliran daerah.

Tidak hanya aspek mobilitas, Lung menjelaskan bandara juga memiliki manfaat strategis bagi pengawasan perbatasan, percepatan pelayanan pemerintah, pengembangan ekonomi lokal, hingga penanganan keadaan darurat.

Saat ini pesawat perintis yang melayani wilayah perbatasan berkapasitas kecil. Sehingga masyarakat sering kesulitan saat membutuhkan rujukan medis cepat.

Meski begitu, dia mengakui sejumlah tantangan masih harus dihadapi dalam optimalisasi bandara, seperti biaya operasional yang tinggi, kondisi geografis yang berat, keterbatasan infrastruktur penghubung, serta faktor keamanan operasional.

“Tantangan ini harus dipikirkan bersama agar bandara betul-betul memberi manfaat maksimal,” kata Lung.

Lung berharap pembangunan Bandara Ujoh Bilang bisa mendorong pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, untuk melihat potensi pembangunan bandara tambahan di Datadave, Desa Long Lunuk, Kecamatan Long Pahangai.

Menurutnya, wilayah perbatasan membutuhkan pesawat dengan kapasitas lebih besar, terutama untuk keperluan darurat.

“Kami ingin masyarakat perbatasan juga menikmati akses yang lebih mudah dan layak. Bandara ini adalah langkah awal menuju itu,” tutupnya. (sya/rd)

Editor : Romdani.
#ibu kota nusantara #Bandara Ujoh Bilang #Bupati Mahulu Angela Idang Belawan #Mahakam Ulu #Kutai Barat