Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bupati Mahulu Sidak Pasar Ujoh Bilang, Pastikan Harga Terkendali dan Siapkan Operasi Pasar

Jody Kristianto • Jumat, 13 Februari 2026 | 16:46 WIB
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan saat melakukan sidak di Pasar Ujoh Bilang, Jumat (13/2). JODY KRISTIANTO/KP
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan saat melakukan sidak di Pasar Ujoh Bilang, Jumat (13/2). JODY KRISTIANTO/KP

UJOH BILANG — Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar di Ujoh Bilang, Jumat (13/2). Guna memantau langsung harga bahan pokok di tengah upaya pengendalian inflasi daerah menjelang hari besar keagamaan.

Usai sidak, Angela menyampaikan kunjungan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah memastikan kondisi harga tetap terkendali, menyusul adanya laporan masyarakat terkait kenaikan sejumlah komoditas.

“Sebelum ke sini kami juga mengadakan rapat bersama TPID untuk menekan inflasi daerah. Tim ini memang dibentuk untuk memantau harga di masing-masing kabupaten,” ujarnya.

Ia mengungkapkan sebelumnya menerima laporan mengenai tingginya harga BBM dan beras. Namun setelah pemantauan lapangan, kondisi tidak sepenuhnya sesuai laporan tersebut.

“Saya sempat mendapatkan masukan dari masyarakat, termasuk laporan mengenai harga BBM yang lumayan tinggi dan beras yang mahal. Tapi setelah kita pantau, tidak seperti yang disampaikan. Meski begitu memang ada beberapa kenaikan dan itu yang sedang kita usahakan agar tidak semakin melonjak,” katanya.

Sebagai langkah stabilisasi, Pemkab Mahulu menggulirkan Gerakan Pangan Murah serta operasi pasar murah oleh tim Ekosda yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 Februari di Tiong Bu’u Kecamatan Long Apari dan diupayakan menjangkau wilayah Delong Krohong.

“Jika antusias masyarakat tinggi, akan dibuat beberapa sesi agar kampung-kampung juga mendapatkan operasi pasar murah. Saya minta Eko SDA dan DKPP berkolaborasi supaya pasokan sembako tercukupi,” tegasnya.

Sementara itu, Analis Kebijakan Bagian Eko SDA Setkab Mahulu, Indira Reisa Angun, menyebut hasil pemantauan harga menunjukkan kondisi relatif stabil meski ada variasi harga pada beberapa komoditas.

Ia merinci harga cabai rawit sekitar Rp100.000 per kilogram, minyak goreng berkisar Rp23.000–Rp25.000 per liter, gula sekitar Rp20.000 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih di kisaran Rp50.000 per kilogram.

“Sejauh ini masih stabil karena distribusi lewat darat cukup lancar. Namun kami tetap menunggu pengiriman lewat kapal karena itu sangat berpengaruh terhadap pasokan,” jelasnya.

Angun menambahkan harga tidak merata di seluruh kecamatan. Di wilayah tertentu seperti Long Apari, selisih harga dapat meningkat sekitar 10 hingga 30 persen dibanding ibu kota kabupaten. Ia juga menyoroti stok beras di toko-toko mulai menipis karena ketergantungan pada distribusi kapal.

“Harga beras premium saat ini sekitar Rp500 ribu per karung 25 kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp425 ribu,” ungkapnya.

Sementara itu, pada agenda Gerakan Pangan Murah menyambut hari besar keagamaan, Analis Ketahanan Pangan Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Mahulu, Floren Ronard, mengatakan komoditas yang disediakan masih terbatas sambil menunggu penambahan pasokan.

“Untuk kegiatan ini sementara hanya tiga komoditas yang disediakan. Kami melihat kondisi satu hingga dua hari terakhir dan berencana menambah stok, terutama diarahkan ke wilayah hulu karena laporan dari Lompang Apare stok beras kosong. Saat ini masih dalam tahap koordinasi,” ujarnya.

Ia menyebut keputusan penambahan stok masih menunggu arahan pimpinan, namun melihat antusiasme masyarakat pada hari pertama, persediaan yang disiapkan hampir habis.

“Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Untuk Gerakan Pangan Murah ini berlangsung sehari, namun untuk distribusi ke wilayah lain kami akan mengatur waktu tambahan,” katanya.

Adapun stok yang disediakan meliputi beras premium sekitar 1.500 kilogram, beras SPHP 500 kilogram, serta minyak goreng sekitar 1.200 liter.

Secara umum pemerintah daerah memastikan ketersediaan bahan pokok masih dalam kondisi aman sembari menunggu distribusi lanjutan, dengan harapan upaya kolaboratif lintas perangkat daerah mampu menjaga stabilitas harga dan pasokan bagi masyarakat Mahakam Ulu. (*)

Editor : Ismet Rifani
#gerakan pangan murah #Bupati Mahulu Angela Idang Belawan #sidak pasar