UJOH BILANG – Polres Mahakam Ulu (Mahulu) menekankan pengamanan arus mudik dan arus balik sebagai fokus utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Hal tersebut disampaikan Kapolres Mahulu AKBP Eko Alamsyah usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di halaman Mako Polres Mahulu, Kamis (12/3).
Kapolres menjelaskan, meskipun mayoritas masyarakat di Mahulu beragama Nasrani, pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat yang melakukan perjalanan keluar daerah selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.
“Untuk di Mahulu, Operasi Ketupat ini lebih ditekankan kepada pengamanan arus mudik dan arus balik. Kita juga melakukan pemantauan terhadap tempat-tempat yang digunakan masyarakat untuk bepergian keluar kota,” ujarnya.
Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya pelabuhan yang berada di wilayah Ujoh Bilang maupun Long Bagun. Di lokasi tersebut personel kepolisian akan melakukan pemantauan guna memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman dan tertib.
Selain itu, Polres Mahulu juga mendirikan posko koordinasi yang berlokasi di bekas Kantor Dinas Kesehatan. Posko tersebut difungsikan sebagai pusat koordinasi untuk memantau berbagai kegiatan masyarakat selama Ramadan.
“Kita juga memantau kegiatan masyarakat seperti ibadah tarawih, kemudian menjelang hari raya nanti ada takbiran. Aktivitas masyarakat juga dipusatkan di pasar Ramadan yang berada di Lapangan Cor,” jelasnya.
Pengawasan juga dilakukan terhadap potensi gangguan ketertiban masyarakat, terutama aktivitas balap liar yang kerap dilakukan oleh anak-anak muda pada malam hari.
“Kita juga mengantisipasi kegiatan anak-anak muda yang masih suka balap liar. Alhamdulillah yang kita pantau sampai saat ini masih ada satu dua, tetapi segera kita bubarkan,” katanya.
Di sisi lain, kondisi cuaca yang sering hujan menjelang sahur turut menjadi perhatian aparat kepolisian. Curah hujan menyebabkan beberapa ruas jalan kembali berlumpur, khususnya jalur menuju Kecamatan Long Hubung.
“Setiap menjelang sahur biasanya turun hujan sehingga jalur menuju Long Hubung kembali menjadi kubangan. Ini juga menjadi perhatian kita,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan akibat kendaraan yang terjebak di jalan berlumpur, Polres Mahulu juga berkoordinasi dengan perusahaan yang beroperasi di sekitar Simpang Tiga Long Hubung agar membantu jika terjadi penumpukan kendaraan.
“Kami meminta perusahaan yang ada di sekitar situ untuk membantu dengan peralatan yang mereka miliki, baik kendaraan roda empat maupun alat berat, apabila ada kendaraan yang tersangkut,” jelasnya.
Ia menambahkan, beberapa kejadian kendaraan terjebak bahkan sampai terbalik sempat terjadi di jalur tersebut. “Beberapa waktu lalu bahkan ada mobil yang sampai terbalik. Wakil Ketua DPRD termasuk mobil saya juga sempat tersangkut di sana, tapi alhamdulillah semuanya bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Kapolres berharap kondisi cuaca dalam waktu dekat dapat kembali membaik sehingga aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri dapat berjalan lebih lancar dan aman.
Editor : Muhammad Ridhuan