Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Layanan Kesehatan Terus Ditingkatkan: Pembangunan RS Tipe C Mahulu Ditarget Mulai Juni 2026

Jody Kristianto • Selasa, 12 Mei 2026 | 12:28 WIB
Sekkab Mahulu Stephanus Madang memberikan masukan terhadap Tim Kemenkes yang melaksanakan visit site di Balkon Lantai 3 Kantor Bupati, Selasa (12/5/2026). (JODY KRISTIANTO/KP)

 

 
Sekkab Mahulu Stephanus Madang memberikan masukan terhadap Tim Kemenkes yang melaksanakan visit site di Balkon Lantai 3 Kantor Bupati, Selasa (12/5/2026). (JODY KRISTIANTO/KP)    

 

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus mendorong percepatan pembangunan rumah sakit tipe C sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Sekretaris Kabupaten Mahulu, Stephanus Madang mengatakan, proyek pembangunan rumah sakit tersebut saat ini masih dalam tahapan proses pengadaan.

Menurut Stephanus, tim dari pusat telah berada di Mahulu untuk melaksanakan aanwijzing atau penjelasan pekerjaan kepada calon peserta tender yang berminat mengikuti proyek pembangunan rumah sakit tersebut.

“Kita berdoa mudah-mudahan nanti ada satu atau dua peminat yang betul-betul sampai ke kontrak. Yang kita khawatir mereka sudah datang lalu tidak berminat, akhirnya tidak jadi juga,” ujarnya usai bertemu dengan Tim Kemenkes di Balkon Lantai 3 Kantor Bupati, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan, proyek pembangunan rumah sakit tersebut memiliki nilai anggaran yang besar. Rumah sakit yang dibangun nantinya merupakan rumah sakit tipe C dengan desain khusus. “Anggarannya cukup besar dan spesifikasi rumah sakit yang dibangun itu rumah sakit tipe C dengan desain khusus,” katanya.

Baca Juga: Lawan Stunting dari Dapur, TP-PKK Kubar Ajarkan Anak SD-SMP Racik Menu Sehat    ​

Sekkab memastikan kesiapan lahan pembangunan tidak menjadi persoalan karena pembangunan dilakukan di area rumah sakit yang sudah menjadi aset pemerintah daerah.

“Lahan sudah bebas, aman, karena masih lahan rumah sakit yang ada. Itu pengembangan rumah sakit, penambahan ruang rawat inap dan beberapa ruang pelayanan lainnya,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan fisik rumah sakit dapat dimulai tahun ini dan dilanjutkan dengan pengadaan alat kesehatan pada tahun berikutnya.

“Kalau memang bisa terbangun tahun ini, itu dilanjutkan tahun depan dengan Alkesnya. Dan, Alkes itu juga tidak main-main, nilainya ratusan miliar,” ungkap Stephanus.

Sementara itu, PPK PHJC pembangunan RS PHJC dr Ali Mashudi Setiawan menjelaskan, saat ini tahapan proyek masih berada pada proses pengadaan dan aanwijzing lapangan. “Setelah itu nanti pemilihan peserta, evaluasi, lalu beauty contest,” ujarnya.

Ia menjelaskan, contest menjadi tahapan penting karena para peserta tender diminta memaparkan strategi pelaksanaan proyek, termasuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Mahulu.

“Dari hasil contest dan evaluasi nanti akan diusulkan pemenangnya. Kemungkinan pembangunan mulai sekitar minggu ketiga bulan Juni sesuai jadwal,” katanya.

Baca Juga: Waspada! Ratusan Jamaah Haji Ilegal Dicegah Berangkat, Menteri Gus Irfan: Bakal Terlunta-lunta di Arab Saudi

Ali menyebut pembangunan rumah sakit Mahulu masuk dalam kategori batch 4 program nasional pembangunan rumah sakit yang dijalankan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan. “Mahakam Ulu termasuk batch 4. Saat ini sudah ada batch 1, batch 2, batch 3, dan batch 4 yang berjalan,” jelasnya.

Meski termasuk proyek tahun jamak, ia menegaskan pembangunan rumah sakit Mahulu tetap ditargetkan selesai pada Desember 2026 sesuai tahun anggaran berjalan. “Untuk Mahakam Ulu, tahun anggaran ini harus sudah selesai di Desember 2026,” tegasnya.

Terkait tantangan cuaca dan kondisi geografis Mahulu, Ali mengatakan hal tersebut sudah dipetakan sejak awal dan dimasukkan dalam dokumen ketentuan tender.

“Itu sudah menjadi salah satu tantangan yang kami petakan. Jadi bagi peserta tender nanti sudah tidak ada alasan lagi karena semuanya sudah kami sampaikan,” bebernya.

Baca Juga: Ratusan Siswa Se-Kutai Barat Unjuk Bakat di FLS3N

Menurutnya, strategi peserta dalam menghadapi kendala lapangan akan menjadi salah satu poin penilaian dalam beauty contest penentuan pemenang tender.

“Bagaimana siasat dan strategi mereka menghadapi kendala-kendala seperti itu nanti menjadi poin penilaian untuk menentukan pemenangnya,” imbuhnya.

Ali menambahkan anggaran pembangunan rumah sakit berasal langsung dari pemerintah pusat melalui APBN sebagai bagian dari program prioritas nasional bidang kesehatan. “Anggarannya langsung dari Kementerian Kesehatan melalui APBN,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Mahulu, Petronela Tugan, memastikan pelayanan kesehatan di RSUD Gerbang Sehat Mahulu tetap berjalan dan terus berkembang meski pembangunan rumah sakit tipe C masih berproses. “Untuk saat ini RSUD GSM sudah di kelas D umum,” tegasnya.

Ia menjelaskan, saat ini RSUD Gerbang Sehat Mahulu telah memiliki dokter spesialis utama yang cukup lengkap untuk menunjang pelayanan masyarakat. “Dokter spesialis kita untuk yang mayor sudah lengkap. Ada penyakit dalam, bedah, anak, dan obgyn,” sebutnya.

Selain itu, rumah sakit juga telah didukung dokter spesialis penunjang seperti dokter anestesi, patologi klinik, hingga radiologi. “Untuk operasi harus ada dokter anestesi. Kemudian ada dokter patologi klinik untuk laboratorium dan dokter radiologi. Walaupun beliau tidak di tempat, tetapi masih bisa membaca hasil rontgen secara online,” ucap Petronela.

Ia menegaskan setelah pembangunan rumah sakit tipe C selesai, pemerintah daerah masih harus melalui tahapan lanjutan berupa proses akreditasi peningkatan kelas rumah sakit.

“Nanti ketika rumah sakit tipe C sudah jadi, kita berproses lagi untuk akreditasi kelas C. Jadi masih ada proses lagi,” umbarnya.

Menurutnya, peningkatan status rumah sakit nantinya juga akan diikuti penambahan dokter spesialis dan subspesialis guna memperkuat layanan kesehatan di Mahulu. “Ada sub-sub spesialis lagi seperti dokter jantung dan dokter urologi,” sambungnya

Tak hanya itu, fasilitas kesehatan penunjang seperti CT Scan dan hemodialisa juga direncanakan hadir di RSUD Gerbang Sehat Mahulu. “Fasilitas CT Scan dan hemodialisa itu sangat dibutuhkan di Mahakam Ulu,” tutupnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#kemenkes #Pemkab Mahulu #Stephanus Madang #rumah sakit