KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk, membacakan sambutan Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan pada kegiatan panen padi sekaligus pembukaan Adat Uman Untat di Kampung Rukun Damai, Kecamatan Long Bagun, Sabtu (16/5).
Dalam sambutan bupati, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani dan masyarakat Kampung Rukun Damai atas kerja keras mereka selama proses bercocok tanam hingga memasuki masa panen.
“Mulai dari pembabatan lahan, pembakaran lahan secara terkontrol, menugal hingga merawat tanaman, semua itu menunjukkan masyarakat Dayak memiliki jiwa agraris yang diwariskan turun-temurun,” kata Suhuk saat membacakan sambutan.
Pemkab Mahulu juga mengakui hasil panen tahun ini belum sepenuhnya sesuai harapan masyarakat. Meski demikian, pemerintah menilai usaha dan kerja keras para petani sudah maksimal.
Baca Juga: Penentuan Idul Adha, KIPP IKN Jadi Titik Pantau Hilal Awal Zulhijah di Kaltim
“Hasil panen mungkin belum maksimal, tetapi kerja keras masyarakat sudah sangat maksimal. Alam memiliki kehendaknya sendiri dan itu bagian dari kuasa Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Melalui momentum panen tersebut, masyarakat diajak tetap bersyukur atas hasil yang diperoleh. Sebab, rasa syukur tidak hanya diukur dari banyaknya hasil panen, tetapi juga ketulusan menerima apa yang telah diberikan Tuhan.
Dalam sambutan itu, Pemkab Mahulu menegaskan komitmennya mendukung sektor pertanian melalui program Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Dukungan tersebut di antaranya pendampingan penyuluh pertanian, bantuan pengendalian hama hingga solusi irigasi sederhana guna meningkatkan produktivitas ladang masyarakat.
Baca Juga: Setelah Kiai, Kini Dukun Cabul Asal Pati Ditangkap, Perdayai Korban dengan Modus Ritual Hamil
“Keberhasilan petani merupakan keberhasilan daerah secara keseluruhan. Jika sektor pertanian tumbuh baik, maka ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat,” lanjutnya.
Selain panen padi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Adat Uman Untat sebagai bentuk pelestarian budaya Dayak Kenyah sekaligus ungkapan syukur masyarakat atas hasil panen tahun ini. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo