KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kapolres Mahakam Ulu (Mahulu), AKBP Eko Alamsyah, usai memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara di Lapangan Ujoh Bilang, Rabu (1/7).
Kapolres AKBP Eko Alamsyah mengatakan amanat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan dalam upacara akan menjadi pedoman bagi jajaran Polres Mahulu dalam menjalankan tugas, dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan daerah.
"Apa yang tadi saya bacakan adalah amanat dari Bapak Presiden. Apa yang disampaikan dalam amanat tersebut akan kita jabarkan dan disesuaikan dengan situasi yang ada di Mahakam Ulu," ujarnya.
Baca Juga: Bupati Mahulu Launching Program RT dan Dasawisma, Setiap RT di Mahulu Dapat Bantuan Rp 100 Juta
Menurut AKBP Eko Alamsyah, peningkatan pelayanan kepada masyarakat tidak hanya bergantung pada sumber daya manusia, tetapi juga harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Selama menjabat sekitar satu tahun tiga bulan sebagai Kapolres Mahulu, ia mengaku fokus memperjuangkan pembangunan fasilitas kepolisian. Salah satu capaian yang berhasil diwujudkan adalah mengawal anggaran pembangunan Markas Polres Mahulu sekitar Rp 24 miliar yang bersumber dari Pemprov Kaltim.
"Tahun ini sudah berkontrak. Insya Allah akhir tahun nanti bangunan Polres sudah berdiri di lahan kita di belakang RS GSM," katanya.
Selain pembangunan gedung utama Polres, kawasan tersebut telah memiliki 16 unit rumah dinas anggota yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tahun ini akan ditambah tujuh unit rumah dinas yang merupakan bantuan Pemkab Mahulu, serta dua barak dengan kapasitas sekitar 40 personel.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Mahulu atas dukungan dalam pematangan lahan dan pembangunan akses jalan menuju kompleks Mapolres.
"Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu yang sudah membantu pematangan lahan pembangunan Polres. Dengan begitu, biaya pembangunan tidak lagi terbebani oleh pematangan lahan yang memang cukup besar karena kontur tanah di Mahakam Ulu tidak rata," jelasnya.
Pemkab juga membangun akses jalan selebar sekitar 16 meter dengan dua jalur yang menghubungkan kawasan Rumah Sakit Gerbang Sehat Mahulu (GSM) menuju lokasi pembangunan Polres.
Ia berharap seluruh fasilitas tersebut dapat selesai pada akhir tahun sehingga operasional Polres Mahulu dapat dipindahkan ke gedung baru yang lebih representatif.
"Dengan sarana dan prasarana yang layak, pelayanan kepada masyarakat akan semakin maksimal. Harapan kami, akhir tahun ini seluruh fasilitas sudah berdiri dan operasional Polres bisa bergeser ke lokasi baru," ungkapnya.
Menanggapi kemungkinan peresmian gedung yang dilakukan setelah masa jabatannya berakhir, AKBP Eko Alamsyah mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"Alhamdulillah. Kalau dibilang kado, mungkin nanti untuk Kapolres yang baru, karena peresmian tentu setelah bangunannya selesai. Tidak apa-apa, saya merasa bersyukur bisa menjadi pelopor yang meletakkan fondasinya," tutupnya. (*)
Editor : Sukri Sikki