Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kapolres Mahulu Revitalisasi Makam Pahlawan Bang Juk, Buka Akses Ziarah di Ujoh Bilang

Jody Kristianto • Kamis, 2 Juli 2026 | 06:09 WIB
AKBP Eko Alamsyah menabur bunga di Makam Pahlawan Bang Juk di Mahulu.
AKBP Eko Alamsyah menabur bunga di Makam Pahlawan Bang Juk di Mahulu.

KALTIMPOST.ID-Polres Mahakam Ulu (Mahulu) merevitalisasi makam Pahlawan Bang Juk di Kampung Ujoh Bilang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada pahlawan daerah sekaligus upaya melestarikan sejarah perjuangan lokal agar lebih dikenal masyarakat.

Kapolres Mahulu AKBP Eko Alamsyah mengatakan, sebelum pelaksanaan ziarah, jajaran Polres Mahulu bersama masyarakat terlebih dahulu membersihkan kawasan makam dan membuka akses menuju lokasi.

Selama ini, keberadaan makam Bang Juk belum banyak diketahui warga karena berada di seberang Sungai Mahakam dan tertutup semak belukar.

“Lokasi makam Bang Juk berada di seberang Sungai Mahakam sehingga banyak masyarakat yang tidak mengetahui keberadaannya. Karena itu, kami melakukan pembersihan dan membuka akses menuju makam agar lebih mudah dikunjungi,” ujar Eko setelah upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Ujoh Bilang, Rabu (1/7).

Baca Juga: Lima Murid SD Tunas Lestari Sungai Kedang Lolos OSN Tingkat Kaltim, Wakili Kubar di Provinsi

Ziarah tersebut diikuti tokoh adat Batu Majang, tokoh adat Ujoh Bilang, keluarga Bang Juk, serta sekitar 30 hingga 40 warga.

Menurut Eko, keterlibatan masyarakat adat dan keluarga menunjukkan besarnya kepedulian warga terhadap jasa pahlawan daerah.

Ia menjelaskan, gagasan merevitalisasi makam Bang Juk berawal saat dirinya mempertanyakan keberadaan taman makam pahlawan di Mahulu pada tahun pertama menjabat sebagai kapolres.

Dari penelusuran itu diketahui bahwa Mahulu belum memiliki taman makam pahlawan, tetapi memiliki makam Pahlawan Bang Juk di Kampung Ujoh Bilang.

Berangkat dari informasi tersebut, Polres Mahulu mulai merintis pembukaan akses menuju makam.

Setelah mendapat dukungan keluarga Bang Juk, pihaknya mengerahkan alat berat untuk membersihkan kawasan pemakaman agar lebih mudah dijangkau masyarakat.

Eko berharap makam Bang Juk ke depan dapat menjadi lokasi ziarah pada peringatan Hari Kemerdekaan, Hari Pahlawan, maupun agenda kebangsaan lainnya.

Baca Juga: Binus Group dan Paradise Indonesia Kembangkan POJ City, 23 Semarang dan Hyatt Place Lengkapi Ekosistem Terpadu

Dengan begitu, generasi muda di Mahulu dapat lebih mengenal sejarah perjuangan tokoh daerahnya sendiri.

“Masih ada yang perlu dibenahi, seperti penguatan dan pengecoran di beberapa bagian. Tetapi yang terpenting sekarang akses menuju makam sudah terbuka sehingga masyarakat lebih mudah berziarah dan mengenang jasa Pahlawan Bang Juk,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Eko juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat adat Ujoh Bilang dan Batu Majang.

Ia bersama istrinya mendapat kehormatan diangkat sebagai anak angkat melalui prosesi adat yang berlangsung khidmat pada Senin (29/6).

“Saya diberi nama adat Luhat, sedangkan istri saya diberi nama Hangin. Itu merupakan kehormatan besar bagi kami karena dilakukan melalui prosesi adat lengkap,” pungkasnya. (rd)

Editor : Romdani.
#Hari Bhayangkara 2026 #Polri Presisi #Polres Mahulu #Mahakam Ulu #Kutai Barat