KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, secara resmi meluncurkan Program Rukun Tetangga (RT) dan Dasawisma Kecamatan Laham dan Long Hubung di Long Hubung, Jumat (3/7).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu memperkuat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang dimulai dari tingkat kampung.
Dalam sambutannya, Angela menegaskan bahwa RT memiliki peran strategis sebagai mitra resmi pemerintah kampung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu sejalan dengan Peraturan Bupati Mahakam Ulu Nomor 4 Tahun 2019 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kampung dan Lembaga Adat Kampung.
Baca Juga: Sisa 36 Kursi! SMP 27 Balikpapan Alihkan Kuota Afirmasi dan Mutasi ke Jalur Reguler, Cek Jadwalnya!
"RT membantu pemerintah kampung dalam penyelenggaraan pelayanan pemerintahan, pendataan kependudukan, pelayanan perizinan, serta tugas-tugas lain sesuai kewenangan yang diberikan.
Karena itu, pemerintah daerah menghadirkan Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) RT sebagai bentuk dukungan nyata bagi pembangunan berbasis masyarakat," ujar Angela.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus sebesar Rp100 juta untuk setiap RT, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Sementara itu, kelompok Dasawisma dapat memperoleh bantuan hingga Rp10 juta untuk mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Bupati menekankan bahwa penyaluran bantuan harus mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan. Proposal diajukan oleh Petinggi Kampung kepada Bupati melalui Camat dengan tembusan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK).
Dalam kesempatan itu, Angela juga memberikan sejumlah arahan kepada seluruh Petinggi Kampung di Kecamatan Laham dan Long Hubung. Ia meminta agar kelembagaan RT dan Dasawisma segera dibentuk dan diaktifkan sehingga mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.
Selain itu, seluruh program yang diusulkan harus disusun melalui musyawarah kampung dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok.
Angela juga mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi, mulai dari penyusunan dokumen hingga proposal sesuai ketentuan agar proses pengajuan bantuan berjalan lancar.
Ia meminta setiap kegiatan dilaksanakan tepat waktu, disertai pelaporan yang baik serta memanfaatkan pendampingan dari Tim Ahli GerbangMas apabila mengalami kendala.
Baca Juga: Seleksi Ketat Berakhir, Berikut Nama-Nama Calon Paskibraka Kutai Barat 2026
"Kami berharap seluruh Petinggi Kampung memiliki komitmen yang sama untuk mengelola Program RT dan Dasawisma secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Gunakan bantuan ini sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.
Menurut Angela, keberhasilan pembangunan di Mahakam Ulu sangat bergantung pada kekuatan kelembagaan di tingkat kampung. Apabila RT aktif, Dasawisma berjalan baik, dan pemerintah kampung mampu berinovasi dalam melayani masyarakat, maka visi mewujudkan Mahulu Melaju akan semakin mudah dicapai. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo