KALTIMPOST.ID-Ketua DPRD Mahakam Ulu (Mahulu) Devung Paran menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk mendukung kebangkitan dunia olahraga di daerah.
Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian ialah memastikan kesiapan pembinaan atlet dan dukungan anggaran menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Devung saat menerima audiensi jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Mahulu di Cafetaria Kantor DPRD Mahulu, Senin (6/7).
Pertemuan itu membahas langkah strategis memperkuat pembinaan olahraga sekaligus memastikan kebutuhan pendanaan dapat terakomodasi dalam perencanaan daerah.
Devung mengapresiasi langkah KONI Mahulu yang mulai aktif menyusun program kerja setelah sempat vakum.
Menurutnya, pembinaan olahraga tidak hanya berkaitan dengan prestasi atlet, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
“Kami mengapresiasi program kerja KONI. Pada prinsipnya DPRD siap mendukung karena ini merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kemajuan olahraga di Mahulu,” ujarnya.
Ia menilai koordinasi antara KONI, pemerintah daerah, dan DPRD harus diperkuat sejak awal.
Khususnya dengan Komisi III DPRD Mahulu sebagai mitra kerja di bidang olahraga, sehingga berbagai kebutuhan pembinaan dapat dibahas sebelum memasuki tahapan penyusunan anggaran.
Menurut Devung, kesiapan pendanaan menjadi faktor penentu keberhasilan pembinaan atlet.
Atlet yang memiliki potensi besar pun akan sulit berprestasi apabila tidak didukung anggaran yang memadai untuk menjalani latihan, mengikuti pemusatan latihan, maupun memenuhi kebutuhan perlengkapan pertandingan.
“Banyak pengalaman menunjukkan keterbatasan anggaran membuat persiapan atlet tidak maksimal. Karena itu komunikasi harus dibangun sejak awal antara KONI, OPD terkait, dan DPRD,” katanya.
Ia menjelaskan proses penyusunan APBD memiliki tahapan yang harus dipenuhi. Karena itu, seluruh program dan kebutuhan KONI harus sudah masuk dalam dokumen perencanaan perangkat daerah sebelum pembahasan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) maupun kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) dimulai agar bisa diperjuangkan dalam APBD 2027.
Selain itu, Devung meminta setiap usulan yang diajukan KONI kepada pemerintah daerah juga disampaikan kepada DPRD.
Langkah tersebut dinilai penting agar legislatif dapat mengawal proses pembahasan anggaran hingga tahap penetapan.
Ia menyoroti anggaran hibah KONI Tahun 2026 yang hingga kini belum terealisasi sepenuhnya.
DPRD berharap Komisi III segera menggelar rapat bersama organisasi perangkat daerah terkait untuk mempercepat proses pencairan, mengingat waktu persiapan menuju Porprov semakin terbatas.
“Anggaran yang sudah dialokasikan harus segera direalisasikan supaya persiapan atlet tidak terganggu. Waktu kita sudah sangat sempit,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Devung juga membuka peluang bagi cabang olahraga memanfaatkan jalur aspirasi anggota DPRD atau pokok-pokok pikiran (pokir) untuk membantu memenuhi keperluan pembinaan.
Ia berharap sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dan DPRD terus diperkuat agar target peningkatan prestasi olahraga Mahulu pada Porprov 2026 dapat tercapai. (rd)
Editor : Romdani.