KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan mengingatkan seluruh petinggi kampung yang baru dilantik agar menjunjung tinggi integritas sebagai pelayan publik dan tidak mengulangi praktik penyalahgunaan dana desa yang pernah terjadi di sejumlah kampung.
Pesan itu disampaikan Angela usai melantik 24 petinggi kampung terpilih hasil Pemilihan Petinggi Serentak 2026, satu Petinggi Pengganti Antarwaktu (PAW), dan dua Penjabat Petinggi di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati, Selasa (21/7).
Baca Juga: Bupati Mahulu Lantik 27 Petinggi Kampung, Tegaskan Larangan Penyalahgunaan Dana Desa
Angela mengawali pesannya dengan mengucapkan selamat kepada para petinggi yang telah memperoleh kepercayaan masyarakat. Menurutnya, jabatan tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi momentum memperbaiki tata kelola pemerintahan kampung.
"Tentunya saya ingin mengucapkan selamat terlebih dahulu untuk para petinggi yang telah terpilih dan hari ini telah dilantik. Pesan yang pasti harus diingat oleh para petinggi yang telah dilantik hari ini adalah pertama, junjung tinggi integritas kita sebagai pelayan publik," ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai persoalan yang pernah terjadi di masa lalu harus dijadikan pelajaran agar pemerintahan kampung semakin baik.
"Beberapa hal yang menjadi pengalaman kita yang lalu harus menjadi satu tolak ukur supaya menjadi lebih baik," katanya.
Baca Juga: Syarat Kualifikasi Khusus Jadi Alasan, JPT Kepala Dinkes PPU Sepi Pendaftar
Angela secara khusus menyoroti masih adanya kasus penyalahgunaan dana desa yang pernah terjadi di beberapa kampung. Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh kembali terulang karena dana desa merupakan instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Beberapa kampung mengalami kendala mengenai dana desa yang disalahgunakan. Kita berharap jangan pernah mengulang hal yang tentunya tidak kita inginkan seperti itu karena menyangkut kesejahteraan masyarakat. Dana desa diberikan untuk kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Baca Juga: Pemkab PPU Selaraskan Program TJSL Perusahaan Tahun Depan, Hindari Tumpang Tindih Anggaran
Ia menekankan bahwa setiap rupiah dana desa harus digunakan sesuai peruntukan, dikelola secara transparan, dan hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
"Peruntukannya harus jelas dan pasti dirasakan oleh masyarakat. Kembali lagi saya ingatkan, junjung tinggi integritas kita sehingga dampak untuk masyarakat bisa terasa lebih dari sebelumnya," tutup Angela.
Bupati berharap seluruh petinggi kampung mampu membangun pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik sehingga pembangunan di tingkat kampung berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Mahakam Ulu. (*)
Editor : Sukri Sikki