KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) mengajak Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) untuk terus memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi lahirnya generasi berkarakter dan terlindungi.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Mahulu Angela Idang Belawan melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati (Wabup) Suhuk pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 WKRI di Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang, Jumat (31/7).
Dalam sambutannya, Wabup Suhuk menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar WKRI serta mengapresiasi pengabdian organisasi tersebut dalam pelayanan kepada gereja, keluarga, dan masyarakat.
Baca Juga: Pusdiksi Unmul Sebut Putusan MK soal MBG Berpotensi Disalahartikan dalam APBN 2027
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar WKRI. Semoga pertemuan ini semakin menguatkan semangat pelayanan dan pengabdian kepada gereja, keluarga, serta masyarakat," ucapnya.
Ia mengatakan, tema HUT WKRI tahun ini, "Melanjutkan Langkah Harapan Merawat Rahim Kehidupan Demi Mewujudkan Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi", menjadi pengingat pentingnya membangun harapan melalui keluarga.
Menurutnya, keluarga merupakan tempat pertama bagi anak belajar tentang kasih, kejujuran, kepedulian, dan nilai-nilai kehidupan yang akan membentuk karakter mereka di masa depan.
Baca Juga: Direktur Taman Safari; Pengunjung Datang ke Kaltim Mencari Cerita, Bukan Sekadar Foto
Dalam kesempatan itu, Suhuk juga menekankan peran strategis seorang ibu sebagai pendidik pertama bagi anak. Selain merawat dan membesarkan, ibu juga menanamkan iman, karakter, serta nilai-nilai kehidupan melalui keteladanan dalam keseharian.
"Dari keluarga yang dibangun dengan nilai-nilai tersebut akan lahir generasi yang penuh kasih dan peduli terhadap sesama," katanya.
Karena itu, ia mengajak seluruh anggota WKRI agar terus menjadi perempuan yang mampu menguatkan keluarga sekaligus membawa harapan bagi masyarakat.
Menurutnya, melalui peran tersebut, perempuan turut menciptakan lingkungan yang aman bagi anak untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Pemkab Mahulu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota WKRI atas dedikasi yang selama ini diberikan melalui berbagai karya pelayanan.
Ia berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan kasih yang terus dipelihara dalam organisasi tersebut semakin memberikan manfaat bagi gereja, keluarga, dan masyarakat di Mahakam Ulu. (*)
Editor : Duito Susanto