KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Rencana pembangunan dan peningkatan Jalan Long Pakaq–Long Apari mendapat perhatian khusus dalam pembahasan KUA-PPAS APBD Kabupaten Mahakam Ulu Tahun Anggaran 2027. Anggota DPRD Mahakam Ulu dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Martina Wau mengatakan, pemerintah daerah wajib mengalokasikan anggaran untuk pembangunan ruas jalan tersebut.
Baca Juga: Banggar DPRD Mahulu Soroti Anggaran Rp135 M Perjalanan Dinas, Dorong Pembangunan Jalan Long Apari
Hal itu disampaikan Martina melalui pesan WhatsApp, Senin (24/8). Ia menyebutkan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Mahakam Ulu merekomendasikan indikasi anggaran sekitar Rp50 miliar untuk pembangunan dan peningkatan Jalan Long Pakaq–Long Apari.
Dalam laporan Banggar disebutkan, berdasarkan SK yang diterima serta hasil koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), ruas Jalan Long Pakaq–Tiong Ohang berstatus non-status. Sehingga bisa dikerjakan dengan dana manapun baik pusata, provinsi maupun kabupaten.
Baca Juga: Pemkab Kutai Barat Genjot Kompetensi Tenaga Kerja Lokal Lewat Sertifikasi Konstruksi Berkelanjutan
Menurut Martina, pembangunan jalan tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sebab, setiap tahun masyarakat Kecamatan Long Apari menghadapi persoalan pasokan pangan, BBM, dan kebutuhan pokok lainnya.
“Setiap tahun masyarakat Kecamatan Long Apari mengalami krisis pangan, BBM, dan kebutuhan lainnya. Solusi konkret jangka panjang harus dihadirkan melalui program konektivitas antarkecamatan,” ujar Martina.
Baca Juga: Pemkab Kutai Barat Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, 490 Personel Ikuti Pelatihan Intensif
Ia menegaskan, pembangunan jalan dari Long Pakaq menuju Tiong Ohang harus dialokasikan melalui APBD. Menurutnya, konektivitas jalan akan membantu menekan biaya distribusi sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dan pelayanan dasar.
“Pembangunan jalan dari Long Pakaq menuju Tiong Ohang harus dialokasikan anggarannya melalui APBD,” tegasnya.
Martina menilai, pembangunan ruas tersebut penting untuk mendukung konektivitas antarwilayah dan menekan tingginya biaya distribusi kebutuhan pokok maupun BBM.
“Ruas jalan ini sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk mendukung konektivitas antarwilayah dan menekan tingginya biaya distribusi kebutuhan pokok maupun BBM,” lanjutnya.
Baca Juga: Posko Karhutla Dibentuk di Muara Wahau, Patroli Titik Rawan Disiapkan
Ruas Jalan Long Pakaq–Long Apari masuk dalam daftar 20 program dan kegiatan prioritas Banggar untuk 2027. Selain itu, Banggar juga menempatkan lanjutan pembangunan Jalan Tiong Ohang–Poros PU sebagai prioritas dengan indikasi anggaran sekitar Rp15 miliar.
Menurut Martina, pembangunan jalan di wilayah perbatasan menjadi bagian penting dari rekomendasi Banggar karena berkaitan langsung dengan konektivitas, distribusi kebutuhan masyarakat, dan akses terhadap pelayanan dasar.
Dengan demikian, anggaran sekitar Rp50 miliar tersebut dapat ditetapkan secara definitif dalam APBD Kabupaten Mahakam Ulu Tahun Anggaran 2027. (*)
Editor : Sukri Sikki