KALTIMPOST.ID, Moto3 - Sesi Practice Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5/2026), berlangsung penuh drama. Sejumlah pembalap mengalami kecelakaan saat kondisi lintasan mulai mengering, termasuk pembalap Malaysia, Hakim Danish.
Pada sesi Practice Moto3 Italia kali ini, Hakim Danish mengalami highside di Tikungan 14. Motornya kehilangan traksi hingga membuat dirinya terlempar ke udara sebelum jatuh ke area gravel.
Meski sempat membuat khawatir, Hakim Danish terlihat baik-baik saja. Ia langsung berdiri setelah insiden tersebut dan tidak menunjukkan tanda mengalami cedera serius.
Di tengah banyaknya crash yang terjadi di Moto3 Italia, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama justru mampu tampil mengejutkan. Veda berhasil menembus posisi 10 besar dan memastikan tiket langsung ke Q2 Moto3 Italia.
Veda Ega Sempat Kesulitan di Awal Sesi
Veda Ega Pratama memulai Practice Moto3 Italia dengan tidak mudah. Pembalap berusia 17 tahun itu sempat tercecer di luar posisi 20 besar saat mayoritas rider mulai mencatat waktu terbaik mereka di Mugello.
Situasi sempat membuat peluang Veda menuju Q2 Moto3 Italia terlihat berat. Sebab, hanya 14 pembalap tercepat yang otomatis lolos ke sesi tersebut.
Namun, Veda menunjukkan peningkatan signifikan pada run terakhirnya. Ia mampu memperbaiki catatan waktu secara drastis dan langsung melonjak ke posisi kesembilan.
Hasil itu membuat Veda Ega Pratama finis dengan selisih 0,493 detik dari Scott Ogden yang menjadi pembalap tercepat pada sesi Practice Moto3 Italia.
Tiket Q2 Jadi Modal Positif Veda
Keberhasilan lolos langsung ke Q2 Moto3 Italia menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama menghadapi sesi kualifikasi, Sabtu (30/5/2026).
Performa Veda juga menunjukkan perkembangan positif dibanding FP1 Moto3 Italia sebelumnya. Saat sesi latihan pertama berlangsung dalam kondisi trek basah, Veda hanya mampu finis di posisi ke-20 dengan catatan waktu 2 menit 12,954 detik.
Kini, saat lintasan Mugello berada dalam kondisi kering, Veda mampu tampil lebih kompetitif dan bersaing di barisan depan.
Hasil tersebut sekaligus membuka peluang lebih besar bagi Veda Ega Pratama untuk meraih posisi start yang lebih baik pada balapan Moto3 Italia 2026.***
Editor : Dwi Puspitarini