KALTIMPOST.ID, MotoGP - Jorge Martin sedang menikmati posisinya di puncak klasemen MotoGP 2026. Pebalap Aprilia itu berhasil mengambil alih kepemimpinan setelah menunjukkan performa konsisten dalam beberapa balapan terakhir.
Meski Jorge Martin kini unggul dalam perolehan poin, persaingan menuju gelar juara dunia masih dinilai jauh dari kata selesai. Sejumlah pebalap masih memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan pada paruh kedua musim ini.
Pandangan tersebut disampaikan mantan pebalap MotoGP, Aleix Espargaro. Menurutnya, Jorge Martin memang berada dalam posisi yang menguntungkan, tetapi ancaman terbesar justru datang dari pebalap yang saat ini belum berada di posisi tiga besar klasemen.
Aleix Espargaro mengaku senang melihat Jorge Martin mampu tampil kompetitif bersama Aprilia. Mantan pebalap yang pernah membela tim tersebut menilai Martin memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara dunia musim ini.
Dalam pernyataannya kepada GPOne, Espargaro mengungkapkan optimismenya terhadap peluang Martin mencetak sejarah bersama pabrikan asal Italia itu.
"Aku sangat senang untuk Jorge. Kurasa dia punya kans besar untuk mencapai sesuatu yang tidak bisa kulakukan di musim ini: jadi juara dunia dengan Aprilia," ujar Aleix Espargaro, dilansir dari detiksport, Selasa (7/7).
Menurut Espargaro, keberhasilan Martin memimpin klasemen menunjukkan bahwa proyek Aprilia kini semakin matang dan mampu bersaing dengan tim-tim papan atas lainnya.
Marc Marquez Masih Dianggap Rival Paling Berbahaya
Meski Marc Marquez saat ini tertinggal cukup jauh dari Jorge Martin di klasemen sementara, Espargaro menilai pengalaman dan kualitas juara dunia yang dimiliki Marquez tidak bisa diabaikan.
Saat ini, Martin memimpin klasemen dengan 193 poin. Marc Marquez berada di posisi kelima dan terpaut 40 poin dari sang pemuncak. Namun bagi Espargaro, jarak tersebut belum cukup untuk mengeluarkan Marquez dari perburuan gelar.
"Marc tetaplah Marc. Sekalipun dia mendapatkan hasil mengecewakan di grand prix Belanda, dia tetap sangat dekat dengan puncak klasemen, dan menurut pendapatku, saingan terberat Jorge Martin untuk memenangi titel juara masih tetap Marc Marquez," kata Espargaro kepada GPOne.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Marquez masih dianggap sebagai ancaman nyata dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meskipun beberapa kali kehilangan poin penting musim ini.
Selain Marc Marquez, Espargaro juga menyoroti performa Ai Ogura yang tampil konsisten sepanjang musim. Pebalap muda tersebut kini menempati posisi keempat klasemen sementara dan masih berada dalam jarak yang memungkinkan untuk bersaing.
Menurut Espargaro, Ogura memiliki kemampuan untuk memberikan kejutan dalam perebutan gelar juara dunia.
"Jika harus menambahkan satu nama lagi dalam persaingan titel juara, maka dia adalah Ogura. Kurasa mereka adalah pebalap-pebalap yang benar-benar bisa bersaing untuk titel juara dunia," tambah Espargaro.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa persaingan MotoGP 2026 diperkirakan tidak hanya melibatkan Jorge Martin dan Marc Marquez, tetapi juga pebalap lain yang mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Perburuan gelar MotoGP 2026 akan berlanjut pada akhir pekan ini di Grand Prix Jerman. Balapan di Sirkuit Sachsenring menjadi perhatian khusus karena lintasan tersebut dikenal sebagai salah satu trek favorit Marc Marquez.
Sepanjang kariernya, Marquez telah meraih 12 kemenangan di Sachsenring sejak tampil di kelas 125cc. Catatan tersebut membuatnya hanya terpaut satu kemenangan dari rekor milik legenda balap motor, Giacomo Agostini, yang mengoleksi 13 kemenangan di sirkuit tersebut.
Jika mampu kembali tampil dominan di Jerman, Marquez berpotensi memangkas jarak poin dengan Jorge Martin dan membuat persaingan gelar MotoGP 2026 semakin ketat.
Daftar Posisi Lima Besar Klasemen MotoGP 2026
1. Jorge Martin – 193 poin
2. Marco Bezzecchi – 186 poin
3. Fabio Di Giannantonio – 177 poin
4. Ai Ogura – 168 poin
5. Marc Marquez – 153 poin.***
Editor : Dwi Puspitarini