Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

FAKTA Helikopter Jatuh di Bali Akibat Terlilit Tali Layangan Bikin Geleng-Geleng

Thomas Dwi Priyandoko • Sabtu, 20 Juli 2024 | 11:28 WIB
Kondisi helikopter yang jatuh di Pecatu, Bali. (Foto: Ist)
Kondisi helikopter yang jatuh di Pecatu, Bali. (Foto: Ist)

KALTIMPOST.ID, MANGUPURA – Kejadian helikopter tour PK-WSP type Bell 505 milik PT Whitesky Aviation jatuh di kawasan Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Jumat (19/7) sekitar pukul 14.37 WITA menggemparkan publik.

Helikopter tersebut diduga terlilit tali atau senar layangan yang menyebabkan crash landing.

Dari foto yang beredar usai kecelakaan ditemukan fakta tali layangan yang terlilit pada motor baling-baling helikopter tersebut.

Tentu hal ini sangat disayangkan karena membahayakan keselamatan kendaraan udara tersebut.

“Mohon penerbang layangan tidak menerbangkan layangannya terlalu tinggi. Terutama di kawasan dekat bandara dan lintasan pesawat/helikopter,” ujar Alvin Lie, pengamat penerbangan Indonesia seperti dikutip dari akun X miliknya.

Menurut keterangan dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud), helikopter membawa 1 pilot dan 4 penumpang. Beruntung, semua penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dari lokasi kejadian.

Sementara itu, tim investigasi dari PT Whitesky Aviation juga telah diberangkatkan untuk mengumpulkan informasi terkait penyebab pasti jatuhnya helikopter.

"Kami akan meningkatkan sosialisasi dan pengawasan terhadap bahaya layangan melalui koordinasi dengan Pj Gubernur serta Kepala Daerah di wilayah Bali, guna menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan," ujar Kepala Bagian Kerja sama Internasional, Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Mokhammad Khusnu.

Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, menyatakan awak dari helikpter tersebut antara lain pilot Dedi Kurnia, serta penumpang Russel James Harris (Australia), Eloira Decti Paskilah (Indonesia), Chriestope Pierre Marrot Castellat (Australia), dan Oki (Indonesia) sebagai crew.

Dari informasi awal yang diperoleh, helikopter lepas landas dari helipad Garuda Wisnu Kencana sekitar pukul 14.33. Namun, hanya beberapa menit setelah itu helikopter mengalami kecelakaan karena terlilit tali layangan pada baling-balingnya.(*)

 

 

 

 

Editor : Thomas Priyandoko
#nasional #Peristiwa #Helikopter Jatuh di Bali