Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pesawat Citilink Alami Turbulensi Dahsyat setelah Gagal Mendarat dan Harus Masuk Awan Tebal

Thomas Dwi Priyandoko • Senin, 25 November 2024 | 15:33 WIB
Penerbangan Citilink CGK-SUB yang mengalami turbulensi dahsyat.
Penerbangan Citilink CGK-SUB yang mengalami turbulensi dahsyat.

KALTIMPOST.ID - Penerbangan Citilink rute Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB) mengalami turbulensi hebat yang menyebabkan penundaan waktu tempuh dari 1,5 jam menjadi sekitar 2,5 jam.

Insiden ini terjadi pada Minggu (24/11/2024) ketika pesawat gagal mendarat dan harus masuk kembali ke awan tebal, menyebabkan turbulensi yang sangat dahsyat.

Salah satu penumpang, Cindy Felisiana (cindifelisianatj_), membagikan pengalamannya melalui media sosial Threads.

"Gimana rasanya diberi Tuhan hidup kembali setelah turbulensi yang amat sangat dahsyat? CGK - SUB yang harusnya 1,5 jam jadi 2,5 jam karena pesawat gagal mendarat, masuk awan tebal, turbulensinya kaya pesawat dilempar. Shock langsung bacain doa-doa dadakan religi," tulis Cindy.

Menurut Cindy, turbulensi tersebut membuat para penumpang merasa sangat ketakutan dan banyak yang langsung membaca doa. "Ampe penumpang pada batuk semua," tambahnya.

Cindy juga mengucapkan terima kasih kepada pilot dan awak kabin yang bertugas.

"Thanks to pilot + awak kabin yg bertugasss. Kalian hebat," tulisnya. Meskipun biasanya pilot Citilink berpantun selama penerbangan, kali ini tidak ada pantun yang disampaikan, mungkin karena situasi yang menegangkan di atas langit.

Insiden ini menunjukkan betapa pentingnya peran pilot dan awak kabin dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang selama penerbangan.

Meskipun mengalami turbulensi hebat, berkat profesionalisme mereka, penerbangan dapat dilanjutkan dengan selamat hingga tiba di tujuan. (*)

Editor : Thomas Priyandoko
#jakarta #turbulensi #citilink #surabaya #JKT