KALTIMPOST.ID-Kota Medan, Sumatra Utara mengami banjir parah pada hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada Rabu (27/11/2024).
Hujan deras yang mengguyur sejak sehari sebelumnya, membuat beberapa wilayah terendam banjir.
Wilayah yang terpantau tersebut termasuk Kecamatan Medan Maimun, Medan Helvetia, Medan Johor, dan Medan Selayang.
Ketinggian air pun bervariasi mulai semata kaki hingga menggenangi atap rumah.
Sementara itu, calon gubernur Sumatera Utara nomor urut 2, Edy Rahmayadi, menunda pergi ke TPS untuk membantu korban banjir di Delitua.
Pada Rabu (27/11/2024), Edy memantau banjir di sekitar rumahnya di Karya Bakti, Medan Johor.
"Saya harus melihat kondisi rakyat dulu. Nanti saja ke TPS, saya mau mandi dulu karena sudah basah," ujar Edy.
Hujan deras menyebabkan banjir di Medan, termasuk di TPS 44 Jalan Karya Bakti.
Petugas KPPS bekerja keras membersihkan dan menyiapkan TPS agar tetap nyaman bagi pemilih.
Menjelang pencoblosan, Edy juga memohon doa restu dari orangtuanya, didampingi istri dan anak-anaknya. "Doa orangtua adalah segalanya," pungkas Edy.(*)
Editor : Thomas Priyandoko