Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Profil dan Kekayaan Riva Siahaan: Dirut Pertamina Patra Niaga yang Oplos Pertalite Jadi Pertamax

Almasrifah • Selasa, 25 Februari 2025 | 16:08 WIB

Direktur PT Pertamian Patra Niaga Riva Siahaan yang jadi salah satu tersangka korupsi dugaan Tata Kelola Minyak Mentah dan Produk Kilang.
Direktur PT Pertamian Patra Niaga Riva Siahaan yang jadi salah satu tersangka korupsi dugaan Tata Kelola Minyak Mentah dan Produk Kilang.
KALTIMPOST.ID, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan mendadak mencuat setelah menjadi tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah dan Produk Kilang dalam PT Pertamina Persero, Subholding, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), Senin (24/2/2025).

Saat ini Riva bersama enam tersangka lainnya ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Kejaksaan Agung karena telah menyebabkan kerugian negara dengan nilai fantastis Rp 193,7 triliun.

Dalam kasus korupsi Pertamina ini, Riva Siahaan sebagai dirut Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan dua tersangka lain, melakukan pengondisian dalam rapat optimalisasi hilir yang dijadikan dasar untuk menurunkan produksi kilang.

Ia juga bermufakat memenangkan broker minyak mentah dan produk kilang secara melawan hukum "menyulap" BBM Pertalite menjadi Pertamax.

Profil Riva Siahaan

Riva Siahaan merupakan eksekutif berpengalaman yang memimpin PT Pertamina Patra Niaga sebagai Direktur Utama sejak 2023.

Perjalanan kariernya di dunia energi dimulai sejak 2008 ketika ia bergabung dengan PT Pertamina (Persero) Tbk.

Sebelum terjun ke sektor energi, Riva menyelesaikan pendidikan Sarjana Manajemen Ekonomi di Universitas Trisakti, kemudian melanjutkan pendidikan Magister Business Administration di Oklahoma City University, Amerika Serikat.

Berbekal latar belakang pendidikan tersebut, ia memulai kariernya di Pertamina dengan posisi Key Account Officer dan perlahan naik jabatan di berbagai unit usaha perusahaan.

Riva memperluas pengalamannya dengan menjabat sebagai Senior Bunker Officer dan Bunker Trader, yang memberi wawasan lebih mendalam tentang pasar energi global.

Kariernya terus berkembang dengan jabatan-jabatan strategis, termasuk sebagai Senior Officer Industrial Key Account dan Pricing Analyst di PT Pertamina, yang membawanya ke puncak karier di PT Pertamina International Shipping.

Di sana, ia memegang peran penting sebagai VP Crude and Gas Operation dan akhirnya sebagai Direktur Komersial pada tahun 2021.

Pada 2023, Riva mendapat kepercayaan untuk menggantikan Alfian Nasution sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.

Harta Kekayaan Riva Siahaan

Dalam hal harta kekayaan, Riva Siahaan tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp21,6 miliar menurut LHKPN yang dilaporkan ke KPK untuk periode 2023.

Ia memiliki utang sebesar Rp2,6 miliar, sehingga nilai harta bersihnya tercatat mencapai Rp18,9 miliar.

Adapun harta kekayaannya yang tercatat dalam LHKPN sebagai berikut:

1. Tiga unit tanah dan bangunan di Tangerang Selatan, Banten senilai Rp7,7 miliar.

2. Lima kendaraan, terdiri dari dua mobil dan tiga sepeda motor, dengan total nilai Rp2,9 miliar.

3. Harta bergerak lainnya senilai Rp808 juta.

4. Surat berharga senilai Rp1,5 miliar.

5. Kas dan setara kas senilai Rp8,6 miliar. (*)

Editor : Almasrifah
#direktur utama pertamina patra niaga #Riva Siahaan #korupsi tata kelola minyak mentah #profil riva siahaan #kekayaan riva siahaan #korupsi pertamina