Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Prabowo Ungkap Alasan Libatkan SBY dan Jokowi di Pemerintahan, Bukan Cawe-Cawe!

Dwi Puspitarini • Rabu, 26 Februari 2025 | 08:34 WIB

 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan hubungannya dengan mantan Presiden SBY dan Jokowi murni sebagai bentuk sinergi, bukan intervensi dalam pemerintahannya.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan hubungannya dengan mantan Presiden SBY dan Jokowi murni sebagai bentuk sinergi, bukan intervensi dalam pemerintahannya.

 

KALTIMPOST.ID, Presiden Prabowo Subianto membuat pernyataan mengejutkan saat menghadiri penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (25/2/2025).

Ia menegaskan tak akan maju dalam Pilpres 2029 jika merasa kinerjanya mengecewakan.

"Saya katakan, kalau tahun keempat saya mengabdi dan saya kecewa dengan prestasi saya, saya tidak akan maju tahun 2029," ujar Prabowo tegas.

Ia bahkan mengaku heran karena meski baru 100 hari menjabat, kader Partai Gerindra sudah mendorongnya maju lagi. "Nakal-nakal itu, baru 100 hari kerja sudah disuruh nyapres," candanya.

 Baca Juga: Terbukti Lalai, Bendahara Pengeluaran RSUD AWS Divonis 1 Tahun Penjara

Tak hanya itu, Prabowo juga menanggapi isu cawe-cawe dari Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi). Ia membantah adanya intervensi dan justru mengaku meminta masukan dari mereka.

"Jangan ada pikiran cawe-cawe. Enggak ada. Saya datang ke Pak SBY dan Pak Jokowi minta masukan," ungkapnya.

Menurutnya, pengalaman 20 tahun dua presiden sebelumnya adalah aset berharga yang harus dipelajari. "Hanya orang bodoh yang tidak mau belajar dari pengalaman," tegasnya.

Prabowo pun meminta rakyat untuk terus mengawasi dan mengkritisinya jika ia tak setia kepada negara. "Kalau saudara melihat tanda-tanda Prabowo tidak setia, koreksi saya!" pungkasnya. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Pilpres 2029 #cawe-cawe #kongres partai demokrat #Prabowo SBY Jokowi