KALTIMPOST.ID-Kasus tersebarnya video pribadi seorang guru di Jember, yang dikenal sebagai Bu Salsa, masih menjadi menyedot perhatian publik.
Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, sementara Bu Salsa sendiri telah muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi.
Seperti diketahui link Bu Guru Salsa banyak bertebaran di media sosial seperti TikTok dan X. Bahkan link tersebut sampai 4 part.
Melalui akun TikTok @sissalsaa, guru matematika di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Ambulu ini mengungkapkan bahwa dirinya menjadi korban penipuan oleh mantan kekasih onlinenya.
Ia juga meminta agar warganet tidak menyerang keluarganya maupun institusi tempatnya mengajar.
"Ini pelajaran berharga bagi saya, dan saya sangat jauh dari cerminan seorang guru," ujarnya, dikutip Jumat (28/2).
Bu Salsa mengaku tidak menyangka bahwa percakapannya dengan seseorang justru disebarluaskan tanpa izin hingga menjadi viral di media sosial.
Sementara itu, pihak kepolisian bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan terkait penyebaran video ini.
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih mencari pihak yang diduga menjadi pemeran dalam video tersebut.
"Kami sudah mendatangi rumahnya, tetapi yang bersangkutan tidak ada. Hingga hari ini, kami belum memeriksa yang bersangkutan," jelas Angga seperti dikutip dari TVOne.
Polisi menegaskan bahwa mereka belum memiliki materi yang cukup untuk menentukan pasal yang bisa dikenakan dalam kasus ini.
Namun, ada kemungkinan pengecualian hukum jika terbukti adanya unsur ancaman atau bujuk rayu dalam pembuatan video tersebut.
"Bagaimana bisa memastikan pasal, kalau kami belum memeriksa yang bersangkutan," tambahnya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga privasi di dunia digital. AKP Angga Riatma juga mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan tidak mudah terjebak dalam situasi yang dapat merugikan diri sendiri.
"Yang bisa menjaga diri kita adalah kita sendiri," pungkasnya.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko