KALTIMPOST.ID, Kabar dugaan perselingkuhan yang menyeret nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan seorang model majalah dewasa Lisa Mariana terus menyita perhatian banyak orang.
Tak ayal, dari dugaan perselingkuhan ini, publik kini turut menyoroti Atalia Praratya, istri Ridwan Kamil.
Hingga saat ini Atalia Praratya belum memberikan respons terkait permasalahan suaminya, namun publik menguak kembali pernyataannya saat hadir di acara Rumpi No Secret.
Dalam sebuah wawancara tahun lalu, rupanya Atalia Praratya pernah memberikan peringatan kepada Ridwan Kamil bila bermain api dengan orang lain.
Saat itu Atalia Praratya berucap bahwa ia sangat percaya pada Ridwan Kamil.
“Saya memberikan kepercayaan sepenuhnya. Lelaki kan senang ya kalau diberi kepercayaan. Saya tidak pernah bertanya ngapain aja, kemana aja, sama siapa aja,” ucapnya kala itu.
Atas kepercayaan itu, Atalia Praratya meyakini suaminya dapat menjaga diri. Namun, ia secara tegas menyebut memberikan peringatan keras bila suaminya berselingkuh.
“Alhamdulillah ya 27 tahun gak macem-macem karena saya bilang ke Kang Emil, saya rada keras urusan ini, saya bilang saya gak mau diduain,” ujarnya.
“Kalau misalkan begitu (berselingkuh) berarti sudah tidak bersama saya lagi hatinya, silakan memilih orang lain. Jadi tegas aja disitu. Setelah itu lepaskan Kang Emil, kita serahkan pada Yang Maha Kuasa untuk melindungi dia, menjaga dia,” tuturnya.
Pernyataan Atalia Praratya di masa lalu membuat banyak orang menilai bahwa rumah tangga Ridwan Kamil sudah berada di ujung tombak.
Di tengah terpaan prahara, pernyataannya juga menimbulkan beragam komentar dari pengguna media sosial.
“Padahal bu cinta lebih cantik, anggun, elegan, smart, pokoknya high value bgt, kenapa? Why? Harus yg astaghfirullah,” tulis akun @kim_kimmey.
“Masih ngarep klo beritanya gak bener, bukan krn pak RK-nya, tapi lebih kasihan ke bu cinta-nya,” ucap akun @_dianzainal.
“27 tahun gak pernah macem-macem krn gak ketahuan,” tulis akun @_laviale.
“Dikasi kepercayaan jadinya kebablasan,” komen akun @rini_wulandari.
Editor : Hernawati